Destry: Jangan Intervensi Pansel dalam Bentuk Apapun
Cahya Mulyana
21/5/2015 00:00
(MI/PANCA SYURKANI)
KETUA Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan KPK Destry Damayanti mengaku berat menerima jabatan tersebut sebab banyak pihak yang akan mengintervensi. Maka jika dalam perjalanannya ada intervensi, langsung kepada Presiden Joko Widodo.
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut kutipan wawancara melalui sambungan telepon dengan Media Indonesia.
Apakah Anda sudah mengetahui akan terpilih menjadi Ketua Pansel KPK?
Saya tahu tapi tetap saja kaget. Sebab setelah beberapa waktu lalu sempat dihubungi oleh Pak Teten (Masduki) katanya Pak Presiden (Joko Widodo) meminta saya menjadi Ketua Pansel. Tapi setelah itu langsung, pagi ini (21/5) dengar kabar Pansel sudah diumumkan langsung oleh Pak Presiden dengan saya ketuanya.
Anda siap memimpi 8 Anggota Pansel lain untuk bekerja?
Iya saya pastinya tidak akan bisa menolak perintah Pak Presiden yah. Namun sejak awal saya jelaskan kepada Pak Teten bahwa Pansel ini sangat banyak intervensi politik. Saya yakin itu. Sebab kita lihat sebelumnya bagaimana KPK satu tahun terakhir, dan imbasnya akan juga masuk ke Pansel ini. Dengan demikian, saya akan menghadapi gelombang intervensi yang cukup kuat.
Apa yang anda lakukan jika terbukti interensi politik hadir saat bekerja?
Saya tidak akan segan untuk melaporkan langsung hal ini kepada Pak Presiden. Sebab saya dalam bekerja ingin tenang dan tanpa adanya sebuah gangguan intervensi dari pihak manapun juga.
Kapan Anda akan mulai bekerja bersama lainnya?
Secepatnya, sebab saat ini saya lagi dirawat karena terserang Demam Berdarah dan sudah 3 hari menjalani perawatan. Tapi segera saya fit, akan memulai perjuanga ini meskipun tidak mudah.(Q-1)