Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEINGINAN Basuki Tjahja Purnama yang ingin ikut dalam kampanye bakal calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin setelah bebas dari penjara dinilai bisa berdampak baik dan buruk.
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Gajah Mada (UGM) Nyarwi Ahmad menyebutkan, dengan pengalaman yang dimiliki mantan Gubernur DKI Jakarta itu, terntunya memiliki pengaruh ketika dimintai masukan terkait bagaimana strategi pemenangan dan lain sebagainya terkait Pemilihan Umum (Pemilu) oleh tim kaolisi kabinet Indonesia kerja.
"Pasti masukan-masukan Ahok bisa membawa dampak baik bagi pasangan Jokowi - Ma'ruf. Terlebih Ahok juga kan masih punya banyak pendukung, tentunya berpengaruh," terangnya saat diminta tanggapan Media Indonesia di Jakarta, Senin (13/8).
Direktur Presidential-DECODE UGM itu menyebutkan, dari sisi pendukung Ahok tentunya masih memiliki pendukung yang pro kepadanya. Namun di sisi lain, tidak bisa dilupakan juga dengan banyak orang yang kontra bersama Ahok.
Oleh karena itu, lanjut Nyarwi, akan lebih ideal jika tim Jokowi-Ma'ruf melibatkan Ahok dari balik layar dan tidak perlu tampil di hadapan publik. Apa lagi ingin ikut berkamnya.
"Makanya saya anggap dia (Ahok) cocok di belakang aja. Tidak perlu tampak lah, namun ide dan gagasannya bisa dijalankan," ungkapnya.
Pasalnya, tambah Nyarwi, jika Ahok tampak ke publik bisa saja menjadi bulan-bulanan orang yang kontra dan tentunya berdampak buruk bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf.
"Dari balik kayak aja dan ini saya pikir harus ditanggapi serius oleh tim Jokowi-Ma'ruf sebelum Ahok diambil pihak lawan," tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku menerima surat dari Basuki Tjahaja Purnama.
Menurutnya, lewat surat tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok itu mengaku saat keluar dari penjara dirinya ingin ikut kampanye bersama pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin.
“Saya menerima langsung surat dari Pak Ahok. Jadi ada yang bilang Pak Ahok marah, tidak betul itu,” terang Luhut saat memberikan sambutan seusai deklarasi tim pemenangan Cakra 19 untuk Jokowi-Ma’ruf di Hotel Borobudur, Jalan Banteng Selatan, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (12/8).
Selain Ahok, lanjutnya, sejumlah relawan Ahok juga sudah mengeluarkan komentar untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.
“Jadi tim relawan Pak Ahok, ada Singgih Widiyastono dan Amalia Ayuningtyas juga sudah bertemu langsung dengan Pak Ahok. Dan kami pun sudah mendegar bahwa mereka siap untuk memenangkan Pak Jokowi,” tandas Luhut. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved