Akhirnya Prabowo Pilih Sandiaga sebagai Cawapres

Faisal Abdalla, Muhammad Al Hasan, Siti Yona Hukmana
10/8/2018 00:20
 Akhirnya Prabowo Pilih Sandiaga sebagai Cawapres
(Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kedua kanan) dan sejumlah petinggi partai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8) malam.---ANTARA FOTO/)

KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya mengumumkan pendampingnya pada Pilpres 2019. Prabowo memutuskan menggandeng Sandiaga Salahudin Uno sebagai calon wakil presiden.

"Baru saja tiga pimpinanan parpol yaitu PKS, PAN, dan Gerindra telah memutskan dan memberi kepercayaan kepada saya, Prabowo Subianto sebagai capres dan Sandiaga Salahudin Uno untuk maju sebagai calon presiden dan wakil presiden RI untuk masa bakti 2019-2024" kata Prabowo saat deklarasi di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Agustus 2018.

Tampak Sandiaga mendampingi Prabowo saat deklarasi. Sandiaga sudah tiba di kediaman Prabowo, setelah sebelumnya sempat meninjau Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Namun begitu, Prabowo hanya menyebut tiga partai yang akan mengusungnya sebagai bakal capres, yaitu PAN, PKS, dan Gerindra. Tak terlihat pimpinan Partai Demokrat dalam deklarasi ini.

Dalam deklarasi tersebut, turut hadir sejumlah elite politik dari partai pengusung, seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Presiden PKS Shohibul Iman, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Aljufri.

Penentuan bakal pendamping Prabowo sempat melewati perdebatan panjang. Masing-masing parpol pengusung Prabowo menyodorkan nama untuk mendampingi mantan Danjen Kopassus itu maju sebagai capres.

PKS sempat menginginkan Prabowo berpasangan dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri atau Uztas Abdul Somad. Sementara PAN menyodorkan Ketua Umumnya Zulkifli Hasan atau Ustaz Abdul Somad sebagai cawapres Prabowo.

Di sisi lain, Partai Demokrat bersikeras menolak Sandiaga sebagai cawapres. Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief melalui serangkaian kicauan di media sosial Twitter.(medcom/OL-8)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya