Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES mediasi yang dilakukan Partai Hanura dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Kamis (9/8) hari ini berjalan lancar. Partai yang dipimpin oleh Oesman Sapta Odang (OSO) itu akhirnya diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan terhadap berkas yang sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU RI.
Mediasi yang berlangsung di Kantor Bawaslu tersebut sempat ditunda 3 jam lantaran menunggu kedatangan OSO. Sedianya mediasi tersebut berlangsung pukul 10.00 WIB, namun baru dapat dimulai pada pukul 13.00 WIB.
"Kita semuanya menginginkan Pemilu ini berhasil, dan KPU telah memberikan kesempatan kita untuk melaksanakan kekurangan-kekurangan kewajiban yg harus diselesaikan dalam beberapa hari ke depan." ujar OSO di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (9/8).
Senada dengan OSO, Komisioner KPU RI Ilham Saputra. Pihaknya memberikan kesempatan kepada Hanura untuk memperbaiki berkas yang sebelumnya dinyatakan TMS tersebut hingga Jumat (10/8) besok pada pukul 20.00 WIB. Ilham menambahkan, setelah itu tidak akan ada lagi perbaikan. KPU memberikan waktu hanya satu hari diberikan untuk verifikasi.
"Kemudian satu hari kita sinkronisasi bersama LO hanura. Agar kemudian waktu untuk DCS (daftar calon sementara) bisa tepat waktu. Kita memberikan tanda kutip peringatan. Jangan ada lagi kesalahan bagi teman-teman Hanura." kata Ilham
Selain itu, Hanura juga tidak diperbolehkan menambah daftar bacaleg. Untuk diketahui, Hanura mendaftarkan 549 orang bacaleg. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved