Anies Tak Mau Anak Cucunya Dengar Bapaknya Berkhianat

Yanurisa Ananta
09/8/2018 18:55
Anies Tak Mau Anak Cucunya Dengar Bapaknya Berkhianat
(Antara )

SETELAH santer dikabarkan akan masuk dalam laga Pilpres 2019, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ternyata memilih untuk tidak terlibat. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, Anies enggan maju menjadi cawapres atau capres lantaran ingin berkonsentrasi membenahi Jakarta.

“Dia mau konsen,” ujarnya di Balai Kota, Kamis (9/8).

Taufik menambahkan, Anies sempat mengatakan dirinya tidak ingin anak atau cucunya nanti mendengar bahwa bapaknya berkhianat. Pasalnya, Anies telah dipilih sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk periode jabatan 5 tahun.

“Dia kan sudah menyatakan dia tidak mau anak cucunya mendengar bapaknya berkhianat. Dia mau urus Jakarta dulu,” kata Taufik.

Jika Sandiaga mencalonkan diri sebagai cawapres di Pilpres 2019, maka Anies akan memiliki wakil gubernur baru. Wakil gubernur itu akan dipilih dua partai pengusung, yakni Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing satu nama. Nama-nama itu akan dibawa ke DPRD DKI untuk didiskusikan.

Saat ini, Partai Gerindra sendiri belum ada pembicaraan bersama Partai PKS. “Belum. Kita ngurusin deklarasi dulu.” pungkas Taufik. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya