PAN Ancam Laporkan Andi Arief Jika Tidak Minta Maaf

Nurjiyanto
09/8/2018 17:43
PAN Ancam Laporkan Andi Arief Jika Tidak Minta Maaf
(Ist)

KETUA DPP PAN Yandri Susanto meminta Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief minta maaf atas tuduhan mahar sebesar Rp500 miliar ke PKS dan PAN terkait kabar Prabowo Subinato yang akan meminang Sandiaga Uno sebagai cawapresnya. Yandri meminta Andi Arief mengklarifikasi tuduhan tersebut sebab dirasa telah membuat suatu fitnah dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Ia pun menuturkan jika nantinya Andi Arief tidak minta maaf dan mengklarifilasi hal tersebut, pihaknya akan menempuh jalur hukum.

"Pernyataan Andi Arief itu bagi PAN sesuatu yang tidak benar, fitnah. Oleh sebab itu, PAN minta kepada Saudara Andi Arief untuk mencabut pernyataan itu dan mengklarifikasi secara terbuka dan minta maaf kepada PAN," kata Yandri kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Kamis (9/8).

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyatakan kekecewaanya atas sikap Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang disebut memilih Sandiaga Uno untuk menjadi cawapres. Andi menyebut Sandi menyetor Rp 500 miliar ke PAN-PKS untuk jadi cawapres Prabowo. Hal tersebut diungkapknya lewat cuitannya di akun twitter @AndieArief__ pada Rabu (8/8).

"Di luar dugaan kami, ternyata Prabowo mementingkan uang ketimbang jalan perjuangan yang benar. Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp 500 M menjadi pilihannya untuk cawapres," ujar Andi dalam cuitannya, Rabu (8/8). (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya