Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menuturkan saat ini mayoritas suara kader PAN inginkan Prabowo Subianto sebagai Capres 2019 yang didukung oleh PAN.
Hal tersebut merupakan hasil dari diskusi selam 3 hari terakhir sebelum rakernas ini dilakukan. Pandangan terebut menurutnya muncul dari mayoritas suara berbagai elemen internal partai.
"Dari diskusi 3 hari terakhir bersama pak Amien, kami mendengar dari dewan kehormatan, Peremouan Amanat Nasional (Puan) , kader berbagai lapisan, konstituen, saya sampaikan mayoritas menghendaki PAN mendukung Prabowo Subianto," ungkanya saat membuka Rakernas PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/8).
Meski demikian, hasil mayoritas tersenut masih belum final. Sebab secara formal dan mekanisme partai hal tersebut harus terlebih dahulu disahkan dalam forum Rakernas yang hingga saat ini masih belum menghasilkan keputusan bersama.
"Meski mayoritas PAN dukung prabowo sebagai Capres, tapi apapun keputusan resmi akan dilakukan disini. Hari ini memang harus ada keputusan final dari rakernas. Apapun hasilnya nanti semua," ungkpnya.
Rakernas tersebut digendakan akan membahas terkait arah PAN dalam pilpres 2019 serta strategi pemenagan PAN dalam Pileg 2019. Dalam Rakernas ini hadir pula ketua serta sekertaris DPW PAN se-Indonesia yang berjumlah 36.
Dari pantauan Media Indonesia Ketum PAN Zulkifli Hasan, Wasekjen Soni Sumarsono, Ketua DPP PAN Yandri Susanto, Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Wasekjen PAN Hanafi Rais, Wasekjen PAN Taufik Kurniawant hadir ke agenda tersebut. Hingga berita ini ditulis Rakernas tersebut dibuka pada pukul 14.00 dan saat ini masih berlangsung.
Sebelumnya, arah koalisi PAN telah dibocorkan oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. Ia sempat menyatakan bahwa PAN sudah sepakat mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. Bahkan Andi Arief sempat menyebut Sandi siap menyetor Rp 500 miliar ke PAN-PKS untuk jadi cawapres Prabowo.
Namun, Ketua DPP PAN Yandri Susanto meminta Andi Arief minta maaf atas tuduhan tersebut. Bila Andi Arief tidak minta maaf, PAN akan menempuh jalur hukum atas tudingan tersebut.
"Jika tidak dilakukan, maka PAN akan menempuh jalur hukum, dan kami yakin pernyataan Andi Arief itu pernyataan pribadi, bukan pernyataan Demokrat," tutur dia. (OL-4)
(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved