PAN Galau, Romy Sebut Kubu Jokowi Masih Buka Pintu Koalisi

Rudy Polycarpus
08/8/2018 18:30
PAN Galau, Romy Sebut Kubu Jokowi Masih Buka Pintu Koalisi
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

MENJELANG tenggat waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden, Partai Amanat Nasional (PAN) dinilai galau menentukan sikapnya di Pemilu 2019. PAN berada di persimpangan jalan, memilih bergabung dengan koalisi Joko Widodo (Jokowi) atau Prabowo Subianto

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy melihat kegalauan itu tampak dari pergerakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang mendadak menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa (7/8) kemarin.

"Partai tersebut sampai sekarang masih galau berat. Barang karena narasi yang dibangun selama ini narasi oposisi oleh seluruh pimpinan partai. Kemudian, agak sulit ngeremnya karena gasnya terlalu kencang, jadi ngeremnya harus turun gigi dulu," ujarnya saat ditemui kala mendampingi Presiden Jokowi membuka Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor Angkatan XII Tahun 2018 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (8/8).

Untuk diketahui, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tak jarang melemparkan kritik kepada pemerintah. Bahkan, ia secara terang-terangan mendukung ganti presiden pada 2019. Demikian pula dengan Zulkifli yang lebih banyak menjalin komunikasi dengan koalisi partai yang mengusung Prabowo sebagai calon presiden.

Kalaupun PAN akhirnya memutuskan bergabung, Romy menyambut baik hal tersebut karena akan memperkuat koalisi. Kendati demikian, keputusan menerima PAN sebagai bagian koalisi harus mendapatkan persetujuan dari seluruh partai pengusung Jokowi.

"Lebih banyak (partai) lebih bagus karena itu memberikan tambahan kekuatan kepada koalisi Jokowi. Tentu harus mendapatkan persetujuan semua parpol pengusung," pungkasnya. (Pol)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya