Peluang Mahfud MD Dampingi Jokowi 90%

Akhmad Mustain
08/8/2018 16:03
Peluang Mahfud MD Dampingi Jokowi 90%
(ANTARA)

DUA hari menjelang tenggat pendafataran Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, teka-teki mengenai kandidat pendamping Kandidat Petahana Joko Widodo mulai menemui titik terang. 90% mengarah ke sosok mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud MD.

Salah satu petinggi Partai Politik pendukung Jokowi memastikan peluang Mahfud MD sudah 90%, "Sepuluh persennya menunggu sikap PKB dan restu PBNU," ujarnya kepada Media Indonesia di Jakarta, hari ini.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy memberikan petunjuk mengenai kriteria sosok pendamping Jokowi yang diungkapkannya melalui serangkaian kicauan di akun Twitter miliknya @MRomahurmuziy, Rabu pagi (8/8).

Romahurmuziy mengonfirmasi bahwa sosok pendamping Jokowi akan berinisial M. Dia pun menyebut sejumlah nama berinisial M yang muncul di publik sebagai kandidat pendamping Jokowi.

"Btw tuips, sejak bbrp saat yg lalu beredar bahwa cawapres @jokowi berawalan M. Itu betul. Makruf Amin, Muhaimin, Mahfud MD, Moeldoko, Mulyani, Mbak Susi, Mas Airlangga, bahkan M. Romahurmuziy bisa juga hehehe. Mas dan Mbak lainnya sudah pasti juga. Nah, awalannya M kan," kicaunya.

Kemudian, ia memberikan pentunjuk lanjutan, bahwa pasangan Jokowi akan melengkapi fatsoen Nasionalis-Religius. "Siapa cawapresnya? Yang jelas dia melengkapi pelangi NKRI dimana presiden dan wapres selalu mengikuti pola nasionalis-religius sebagaimana sejak Desember 2017 lalu secara konsisten saya sampaikan," kicau Romi sapaan karibnya.

"Dia juga memiliki pengalaman paling luas dlm segala ranah pemerintahan," imbuh Romi.

Menurut Romi, sosok tersebut juga mewakili warna organisasi keagamaan tertentu dan memiliki banyak pengalaman menduduki jabatan publik sejak era reformasi.

"Dia juga mewakili warna religiusitas ormas Islam terbesar di Indonesia serta sudah malang-melintang dalam aneka jabatan publik sejak reformasi," katanya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya