Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN Joko Widodo menilai pidato yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara Rapat Umum Relawan Jokowi di Sentul International Convention Center, Sabtu (4/8) lalu, tidak perlu menjadi kontroversi karena banyak disalahpahami. Sejatinya, pidato Presiden Joko Widodo yang disampaikan di hadapan ribuan relawan tersebut adalah pidato yang sejuk dan membesarkan hati.
"Jika dipahami secara utuh isi pidato tersebut maka nuansa yang ditangkap adalah pesan kesejukan dan membesarkan hati karena berisi ajakan persatuan, persaudaraan, dan kerja sama seluruh komponen bangsa. Artinya, kami dibesarkan hatinya oleh Pak Jokowi untuk lebih giat lagi," kata Ketua Panitia Rapat Umum Relawan Jokowi Viktor S Sirait saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (7/8).
Dalam orasi tersebut, kata dia, salah satu kata kunci yang kemudian memicu kontroversi ialah kata 'berani'. Namun, dalam konteks kalimatnya, kata ini sama sekali tidak mendorong relawan untuk berantem (berkelahi) dalam artian fisik atau konflik.
"Maknanya lebih dalam arti berani karena benar atau berani membela kebenaran. Jadi, sama sekali tidak ada nuansa untuk menganjurkan kekerasan tetapi lebih untuk membesarkan hati dan mebdorong semangat dalam menyambut sebuah peristiwa penting," jelasnya.
Muhammad Yamin, dari Seknas Jokowi, menambahkan, suasana yang diciptakan oleh orasi ini adalah sebuah festival kegembiraan, penuh semangat, tekad, dan keberanian untuk memenangkan Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2019.
"Kami sebagai relawan paham bahwa dalam demokrasi, pihak sana bukanlah musuh melainkan lawan tanding. Kita berbeda posisi namun tetap bersaudara," jelas Yamin.
Ia berharap dengan pemahaman yang utuh seperti ini maka kontroversi segera dihentikan.
"Masih banyak hal lain yang memang perlu diperdebatkan dengan tajam. Dalam isu-isu sepeti ekonomi, pembangunan, industrialiasi, upaya pengentasan kemiskinan kita boleh berdebat," pungkas Yamin. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved