Sekjen Kubu Jokowi Telah Rampung Susun Nawacita II yang Kekinian

Putri Rosmalia Octaviyani
07/8/2018 15:17
Sekjen Kubu Jokowi Telah Rampung Susun Nawacita II yang Kekinian
(MI/M. Irfan)

SEKRETARIS Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan pertemuan para sekretaris jenderal partai politik pengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden 2019-2024, Senin (6/8) malam kemarin, membahas Nawacita Jilid II yang kekinian sehingga menjadi platform perjuangan kepemimpinan Jokowi dan cawapresnya selama lima tahun ke depan. Johnny mengatakan, 9 fondasi Nawacita II yang akan diusung sebagai visi dan misi Jokowi secara garis besar telah rampung dibahas pada pertemuan tersebut. Pengesahannya, sambung dia, tinggal menunggu persetujuan dari Jokowi sebelum diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) ketika melakukan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden.

“Kami semalam membahas terkait pematangan konsep Nawacita II untuk nanti ditampilkan di kampanye pilpres. Detailnya belum bisa disampaikan. Ini bagian dari program yang harus diungkapkannya nanti pada saat kampanye. Namun, poin-poinnya itu hasil dari capaian Nawacita I dan kekinian posisi Indonesia di 2019—2024 di berbagai bidang,” ujar Sekjen Partai Nasdem, Johnny G. Plate, ketika dihubungi, (7/8).

Dikatakan Johnny, dalam rumusan visi dan misi tersebut, koalisi Jokowi menyusun Nawacita yang lebih relean dengan kondisi kekinian Indonesia. Termasuk di dalamnya yang berkaitan dengan industri 4.0 dan artificial intelligence atau kecerdasan buatan.

“Misalnya soal lapangan pekerjaan dan ketersediaan sumber daya-sumber daya yang hebat. Seolah-seolah kalau robotik kan mengambil tenaga kerja untuk manusia, tapi sebenarnya yang harus disiapkan ialah bagaimana manusia mengambil tenaga kerja tambahan yang diciptakan oleh robotik,” tutur Johnny.

Saat ini, pematangan konsep terus dilakukan bersamaan dengan kepastian struktur Tim Kampanye Nasional koalisi Jokowi. Penentuan juru bicara tim kampanye nasional koalisi Jokowi menjadi salah satu hal yang dilakukan dalam pertemuan tersebut.

“Termasuk semalam memutuskan juru bicara masing-masing partai itu ada 25 yang akan dimasukkan dalam tim kampanye nasional. Atau dari 9 partai itu ada 225 orang juru bicara yang akan bekerja untuk mengklarifikasi isu, menyampaikan program presiden, dan lain-lain kepa masyarakat,” ujar Johnny.

Johnny mengatakan, koalisi Jokowi telah siap dalam memenuhi kebutuhan pendaftaran capres-cawapres. Pendaftaran akan dilakukan sebelum tanggal 10 Agustus dan pukul 24.00 WIB sesuai ketentuan KPU.

“Kalau siapa cawapresnya itu nanti dapat dilihat ketika akhirnya mendaftar. Kita saat ini juga koordinasi dengan KPU tentang banyak hal penyiapan pendaftaran dengan intensif,” pungkasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya