Ini Tujuh Menteri yang Kerjanya Jarang Diketahui Publik

Al Abrar
11/5/2015 00:00
Ini Tujuh Menteri yang Kerjanya Jarang Diketahui Publik
(Antara)
SUDAH enam bulan Kabinet Jokowi-JK bekerja. Selama enam bulan pula media menyoroti kabinet kerja ala Jokowi ini.

Political Communication Institute (PolcoMM Institute) mencoba mengkaji hasil kerja pemerintah Jokowi-JK melalui pemberitaan media massa, dan mendapati tujuh menteri di Kabinet Kerja yang kinerjanya jarang diketahui publik.

Adapun 7 menteri itu adalah Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Mentan Amran Sulaiman, Menperin Saleh Husin, Menkes Nila F Moeloek, Menteri Riset dan Dikti M Nasir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yambise, serta Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga.

"Ini artinya apa yang dilakukan menteri itu selama enam bulan tidak diketahui publik," kata Direktur Eksekutif PolcoMM Institute Heri Budianto dalam diskusi publik bertajuk 'Kinerja dan dan Komunikasi Menteri Jokowi: Publik Tahu atau Tidak?' di Jakarta, Senin (11/5/2015).

Dari hasil kajian tersebut, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel hanya diketahui 0,2 persen oleh publik. Disusul Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Saleh Husen, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, dan Menteri Koperasi dan UKM Gusti Ngurah Puspayoga masing-masing sebanyak 0,1 persen.

"Ini baru enam bulan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Namun menteri-menteri ini paling minim diketahui kinerjanya oleh publik. Ini bisa menjadi catatan ke depan di kabinet," jelas Heri.

Kata Heri, survei tersebut bisa menjadi bahan evaluasi bagi Presiden Jokowi jika memang ingin me-resuhffle menterinya.

"Jika ingin me-resuffle semua kembali kepada Presiden Jokowi," tegasnya.

PolcoMM melakukan riset dan kajian dengan teknik pengumpulan data 32.047 berita dari 15 media massa nasional dengan periode pemberitan selama enam bulan dari Oktber 2014-April 2015, dengan periode riset 1-7 Mei 2015.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya