Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Andreas Hugo Pereira mengaku uji materi masa jabatan calon presiden/calon wakil presiden di Mahkamah Konsitusi memengaruhi melambatnya pengumuman cawapres Joko Widodo. Apalagi, Jusuf Kalla melibatkan diri menjadi pihak terkait dalam uji materi itu.
"Ada faktor Jusuf Kalla, kalau seandainya tidak berkaitan dengan Pak JK sebagai Wapres dan kemudian tidak terkendala dengan pembatasan (pembatasan masa jabatan), jauh lebih mudah diputuskan dari awal," kata Andreas dalam diskusi 'Penantian Panjang Cawapres' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8).
Selain itu, kata dia, ada masukan nama cawapres dari masing-masing parpol koalisi. Baik itu mendorong ketua umumnya atau sosok figur lain.
"Banyak yang menghendaki pimpinan partai atau orang yang dijagokannya ingin mendampingi Jokowi," jelas Andreas.
Meski begitu, Andreas yakin, hal itu tidak menjadi beban bagi Jokowi. Pertemuan dengan ketua umum dan sekjen parpol koalisi diyakini telah menyatukan visi dan misi lima tahun ke depan.
"Ini sama dengan pilpres lalu. Ketika nama Jokowi muncul, dan cawapres itu terakhir. Dari pandangan saya itu biasa saja," pungkas dia.
Partai Perindo menggugat Pasal 169 huruf n Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Pasal itu mengatur tentang masa jabatan capres dan cawapres.
Partai Perindo merasa dirugikan karena tak bisa mengusung pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk Pilpres 2019. Jusuf Kalla diketahui telah menjabat sebagai wakil presiden sebanyak dua kali, periode 2004-2009 dan 2014-2019. (Medcom/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved