Darmin Sebut Tidak Bisa Intervensi Harga Telur dan Ayam

Nur Aivanni
02/8/2018 21:07
Darmin Sebut Tidak Bisa Intervensi Harga Telur dan Ayam
( ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

MENTERI Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku tidak bisa mengintervensi untuk menstabilkan harga telur dan ayam yang kini melonjak.

"Itu ngga bisa diintervensi, selesaikan saja satu siklus. Kita udah minta menteri pertanian mengecek untuk siklus berikutnya beres apa ngga. Ngga bisa kita tiba-tiba impor telur, ngga bisa," katanya saat ditemui di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (2/8).

Untuk diketahui, kenaikan harga telur ayam ras dan daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar inflasi pada Juli 2018. Hal itu sebagaimana catatan Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Darmin, ada sejumlah faktor yang menyebabkan harga telur dan daging ayam naik. "Itu ada yang salah pada waktu perencanaan atau pengembangan pitiknya atau ada penyakit berkembang yang tidak efektif terobati," katanya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menilai tingginya harga telur dan ayam di pasar akibat permintaannya tinggi, namun supply ke pasar hingga ke konsumen terjadi pengurangan.

"Karena supply dan demand. Jadi sampai dengan barang habis artinya supply-nya kan berkurang," katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

Saat ditanyakan mengapa supply-nya berkurang, Enggar mengaku Menteri Pertanian lah yang mengetahui alasannya. "Itu Kementan lebih tahu," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya