Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP Partai NasDem Bidang Otonomi Daerah yang juga mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo mengaku diminta bergabung ke Kantor Staf Presiden (KSP).
"Saya diminta untuk membantu Kepala Staf Presiden Moeldoko di bidang pemerintahan. Kira-kira itu intinya," aku Syahrul di Makassar, Sulsel, Kamis (2/8).
Permintaan itu disebutnya tertuang dalam surat yang diantar oleh Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin. Namun Syahrul enggan menyebutkan secara rinci isi surat, termasuk tugas yang menanti di KSP.
"Apakah itu (jabatan) struktural, saya tidak berani kemukakan. Karena saya belum laporkan ke ketua umum saya," ujar Syahrul.
Syahrul berencana menemui Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh untuk berkonsultasi terkait permintaan tersebut. "Saya harus ketemu langsung dengan Surya Paloh," serunya.
Syahrul menyatakan kesediaannya bergabung dalam jajaran pemerintahan, karena ingin ikut memberi andil dalam upaya menghadirkan bangsa Indonesia yang lebih kuat.
Syahrul yang menjabat Gubernur Sulsel, 2008-2018, bergabung di NasDem seusai menyelesaikan jabatan pada Mei 2018. Melalui NasDem, Syahrul mencalonkan diri untuk DPR RI lewat daerah pemilihan Sulsel II. Dapil ini meliputi kabupaten Bone, Sinjai, Maros, Bulukumba, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved