Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan pihaknya dan juga Partai Amanat Nasional serta Partai Keadilan Sejahtera akan mengundang Partai Demokrat untuk membahas koalisi menuju Pemilihan Presiden 2019.
Prabowo mengungkapkan hal tersebut seusai melakukan pertemuan dengan pimpinan PKS dan PAN di rumah pengusaha Maher Algadri di Jakarta Selatan, Selasa (31/7) malam. Turut hadir juga Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif.
"Kita akan ketemu empat pihak. Malam ini kami putuskan, sekjen tiga partai akan minta waktu ketemu dengan sekjen Demokrat. Lalu, matangkan dalam beberapa hari ke depan saat pimpinan partai untuk kumpul dan bahas yang penting ini," kata Prabowo.
Disinggung mengapa tidak ada Demokrat dalam pertemuan tersebut, Prabowo hanya mengatakan bahwa sebenarnya yang penting bukanlah soal partai tersebut diundang atau tidak diundang. Menurutnya, yang penting nantinya koordinasi tetap berjalan. Apalagi, Demokrat sebelumnya telah bertemu dengan PKS dan Gerindra.
Pria berusia 66 tahun itu menambahkan bahwa dapat dimengerti saat ini semua orang sedang menunggu siapa nama calon wakil presiden yang akan mendampinginya di pilpres mendatang.
"Hari-hari ke depan akan penuh dinamika. Yang penting demokratis, musyawarah, dan mekanisme politik melalui parpol," imbuh dia.
Prabowo kemudian menjelaskan bahwa dirinya akan melaporkan hasil pertemuan yang dia hadiri kepada dewan pembina Gerindra. Begitu juga dengan pimpinan PKS yang menurutnya akan menggelar pertemuan dewan syuro. PAN juga akan menggelar rakernas pada 5-6 Agustus mendatang. Sementara Demokrat akan melalui pertemuan majelis tinggi.
Saat ditanya mengenai nawa calon wakil presiden yang berasal dari ijtimak Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Prabowo menjawab, "Saya tegaskan kembali, ijtima itu rekomendasi, pengertiannya itu kan saran dan akan dibahas. Sebelumnya, hasil ijtimak menawarkan dua nama untuk menjadi calon wakil presiden, yakni Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad.
Lebih lanjut, Prabowo juga menjelaskan mengenai dipilihnya rumah Maher sebagai tempat pertemuan.
"Ini karena ingin mengindrari dari kalian (wartawan). Saya mau cek kalian tahu dari mana (lokasi pertemuan). Wartawan ini gawat," pungkas dia sembari masuk ke mobil untuk kembali ke kediamannya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved