Presiden Bahas Strategi Pemilu bersama Sekjen Partai Koalisi

Rudy Polycarpus
31/7/2018 22:45
Presiden Bahas Strategi Pemilu bersama Sekjen Partai Koalisi
( ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

PRESIDEN Joko Widodo membahas strategi pemenangan Pemilihan Umum 2019 bersama sembilan sekjen partai koalisi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/7).

Pertemuan yang dimulai pukul 19.00 WIB itu berlangsung selama sekitar 90 menit. Mereka yang hadir ialah Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus, Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani, Sekjen Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni, Sekjen Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Verry Surya Hendrawan dan Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding.

"Para sekjen ini diminta membuat langkah operasional pemenangan untuk memperkuat di partai masing-masing. Yang kedua memperkuat dalam satu kekuatan yang bersama," ujar Ahmad Rofiq seusai pertemuan.

Misalnya, sebut Rofiq, masing-masing partai membuat tim pelatihan kampanye. Tim ini berfunsi untuk mempertajam peluang kemenangan Presiden Jokowi pada Pemilihan Presiden 2019.

"Akan ada misalnya forum Jokowi Center. Jadi banyak hal langkah-langkah teknis yang akan dilakukan oleh partai-partai ini. Agar pemenangan Jokowi ini bisa dipastikan," jelasnya.

Sementara, Hasto mengatakan pertemuan mereka membahas pembentukan tim sukses bersama untuk menghadapi pileg dan pilpres.

Selain soal tim kampanye, lanjut Hasto, Presiden dan para sekjen juga membahas langkah strategis yang harus dilakukan parpol sehingga visi misi Jokowi tetap terealisasi di periode kedua.

Nantinya, akan dibentuk tim khusus untuk merancang visi dan misi yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Tim ini akan membahas Nawacita Jokowi jilid II akan dikampanyekan pada Pilpres 2019.

"Intinya kami akan bertemu (lagi) membahas teknis seluruh parpol sampai tahap detil operasional pemenangan presiden," pungkasnya. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya