Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menyebutkan publik semakin khawatir dengan aksi terorisme di Indonesia. Persentase kekhawatiran publik cukup tinggi, yakni 82 persen.
"Kalau kita amati, publik semakin khawatir dengan aksi terorisme sekitar 82%. Itu adalah angka yang besar. Ini tanggung jawab kita semua," ujar peneliti LSI Adrian Sopa saat memaparkan hasir survei bertajuk Isu Terorisme dan Harapan Publik di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (31/7).
Survei yang dilakukan pada 28 Juni - 56 Juli 2018 tersebut juga menyebutkan mayoritas pemeluk agama semakin khawatir dengan aksi terorisme ini. Angkanya di atas 80%.
Dari segmen pendidikan juga memperlihatkan hal yang sama. Dari lulusan terbawah serperti SD dan SMP yakni 82,6% khawatir dengan aksi terorisme. Sementara, mulai dari jenjang SLTA sampai S3, diatas 75% yang merasa khawatir.
Adrian menambahkan dari segmen penambahan anggaran untuk menanggulangi terorisme, sekitar 51,3% publik setuju tentang kenaikan anggaran bagi aparat hukum dengan tujuan pemberantasan aksi terorisme. Yang tidak setuju sekitar 24,2%. Sementara24,5% menjawab tidak tahu.
"Kalau terorisme ini berlanjut tanpa ada penanggulangan, negara dianggap gagal untuk melindungi masyarakatnya. Pemerintah harus merespon cepat dengan hasil survei ini yang menunjukan kekhawatiran yang besar dari publik tentang aksi terorisme" pungkasnya.
Survei ini dilakukan melalui face to face interview menggunakan kuesioner. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dengan margin of error sekitar 2,9%. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved