Mewujudkan Poros Maritim, TNI AL Butuh Kapal Selam

Achmad Zulfikar Fazli
05/5/2015 00:00
Mewujudkan Poros Maritim, TNI AL Butuh Kapal Selam
(ANTARA/M RISYAL HIDAYAT)
TNI AL membutuhkan penguatan alutista berupa kapal selam untuk dapat membantu terwujudnya poros maritim dunia sesuai dengan Nawa Cita yang diusung oleh Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Kini, TNI AL baru memiliki dua buah kapal selam dan tiga buah kapal selam lagi sedang dalam tahap pemesanan dari Korea Selatan.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya Ade Supandi mengatakan TNI AL menargetkan hingga tahun 2018 sudah memiliki sebanyak 12 kapal selam.

"Target kita punya 12, kan tiga sedang dipesan dari Korsel," kata Ade di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2015).

TNI AL, kata dia, memiliki peran yang sangat besar dalam mewujudkan visi pembangunan poros maritim dunia. Apalagi, TNI AL memegang kendali dalam pertahanan Indonesia di sektor laut.

"Sebagai visi pembangunan, kita termasuk ke dalam pertahanan laut," ujat dia.

Lebih lanjut Ade menegaskan bahwa TNI AL tinggal menunggu peraturan presiden terkait rencana pembentukan sektor pengamanan armada tengah, serta penambahan pangkalan utama angkatan laut (Lantamal).

Selain itu, lanjut dia, TNI AL juga akan melakukan validasi terkait perencanaan komando gabungan wilayah pertahanan (kogabwilhan), untuk mendukung terciptanya poros maritim dunia.

"Guna mendukung visi maritim, ada peningkatan kompetesi prajurit, pembentukan armada tengah, validasi keseluruhan terkait Kogabwilhan, ada penambahan lantamal, tinggal nunggu perpres," pungkas dia.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya