Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI belum dideklarasikan secara resmi, sebanyak 4 partai poltik dipastikan akan mengusung etua Umum Partai Gerindra sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Namun, penentuan Calon Wakil Presiden bagi Prabowo kini menjadi arena negosiasi alot dari parpol yang akan mengusung Prabowo Subianto.
Munculnya Partai Demokrat yang menggenapi koalisi pengusung Prabowo Subianto dinilai pengamat politik dari Poltracking Indonesia Hanta Yudha membuat daftar nama bakal Cawapres untuk Prabowo semakin panjang meski secara terang-terangan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan urusan cawapres sepenuhnya kepada Prabiowo.
Hanta mengatakan, Agus Harimurti Yudhoyono yang sebelumnya diusulkan kepada Prabowo punya modal elektabilitas dan logistik yang mendongkrak elektabilitas Prabowo dibanding nama bakal cawapres lainya, termasuk hasil ijtima’ ulama yang mengusulkan Salim Segaf Aljufri dan Abdul Somad.
“Versi Gerindra bahkan sempat memunculkan juga nama Anies Baswedan. Yang perlu diwaspadai, jangan sampai Prabowo justru sampai dipaksa untuk tidak jadi Capres karena dianggap tidak terlalu kuat dengan figur lainnya. Tapi pertarungan saat ini memang terlihat antara PKS dan Demokrat,” ujarnya di Jakarta, Senin (30/7).
Dari sisi PKS, Hanta menilai cawapres yang diusulkan akan didukung oleh militansi kader dan mesin politik yang kuat. Sementara dari sisi Partai Demokrat, Prabowo akan mendapatkan tambahan logistik untuk Pilpres dan modal elektabilitasdari sosok AHY.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan meski partainya menyerahkan sepenuhnya cawapres yang akan mendampingi Prabowo dalam Pilpres nanti, ia percaya Prabowo akan memilih cawapres yang akan bisa membantunya menang di Pilpres nanti. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved