Ketua DPP: Jangan Khawatir tak Ada Demokrasi di Demokrat

Damar Iradat
04/5/2015 00:00
Ketua DPP: Jangan Khawatir tak Ada Demokrasi di Demokrat
(Antara/Teresia May)
PROSES aklamasi yang dilakukan oleh kader-kader Partai Demokrat untuk memilih Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua umum periode 2015-2020 dinilai tak mencederai proses demokrasi yang terjadi dalam partai tersebut. Beberapa pihak sebelumnya memang dengan tegas menolak pencalonan kembali SBY sebagai ketua umum.

Jelang kongres Partai Demokrat yang akan digelar pada 11-13 Mei 2015 mendatang, nama SBY didapuk sebagai kandidat terkuat untuk kembali menjadi ketua umum periode 2015-2020. Hal ini tak lepas dari kebutuhan Partai Demokrat akan seorang figur pemersatu.

"SBY akan siapkan kader-kader muda, ia juga sudah merangkul mereka semua. Jangan khawatir demokrasi tidak terjadi Di demokrat, tapi ini merupakan sebuah bentuk kebutuhan," tutur Ketua DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, Senin (4/5/2015).

"Ini keinginan mayoritas kader Demokrat, agar bisa berjaya lagi, eksis lagi, paling tdk seperti tahun 2009. Pak SBY ini juga simbol pemersatu, perekat yang dibutuhkan. Partai Demokrat perlu figur yang benar-benar kuat dan perekat kita semua. Harus kita hormati permintaan kader-kader ini," sambungnya.

Lebih jauh, Didi menilai jika politik yang merupakan dinamika hanya diketahui oleh internal partai apa yang terbaik untuk partai berlambang mercy tersebut. Wacana terpilihnya SBY secara aklamasi sebagai ketua umum pada kongres nanti pun dianggap sebagai salah satu jalan keluar yang dibutuhkan.

Dewan Pembina Demokrat, Ahmad Mubarok dalam kesempatan yang sama juga menuturkan jika SBY saat ini berperan menjaga proses sebelum hingga sesudah kongres berlangsung.

"Yang dijaga oleh SBY adalah bagaimana kongres berjalan mulus. Saat ini dia terus berupaya untuk mempersatukan para kader supaya kongres nanti berjalan lancar," kata Mubarok.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya