GNPF Ulama Dorong Koalisi Umat Segera Dibentuk

M Taufan SP Bustan
27/7/2018 21:55
GNPF Ulama Dorong Koalisi Umat Segera Dibentuk
()

IJTIMAK ulama dan tokoh nasional yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/7), menghadirkan lima partai politik. Mereka ialah Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang, dan Partai Berkarya.

Ketua GNPF Ulama, Yusuf M Martak, menyebutkan, kelima partai yang hadir diharapkan memaparkan visi dan misi sehingga menjadi bahan diskusi dalam Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional yang telah dibuka malam ini.

"Semua yang nantinya disampaikan masing-masing petinggi partai itu akan dibahas dalam sidang di tingkat komisi dan pleno," terangnya saat memberikan sambutan.

Ijtimak yang akan berakhir 29 Juli ini, lanjut Yusuf, memberikan ruang sebesarnya kepada ulama dan tokoh nasional dalam membahas permasalahan di Indonesia.

"Di antaranya soal ekonomi, politik, dakwah, dan kelembagaan. Hasil dari pembahasan ini tentunya akan dijadikan konsideran dan tolok ukur dalam membenahi permasalahan di negara ini," tegas Yusuf.

Oleh karena itu, lanjutnya, tokoh ulama dan tokoh nasional mendorong agar partai yang dipandang dekat dengan umat, baik partai dan tokohnya terkhusus partai yang belum bergabung dengan koalisi yang ada saat ini, untuk segera membentuk koalisi umat demi kepentingan bangsa.

"Kami punya harapan besar bagi partai yang ada saat ini untuk segera membentuk koalisi umat. Insya Allah ketika bersatu kemenangan itu akan mendatangi kita," ungkap Yusuf.

Seluruh ulama dan tokoh nasional memberikan dukungan sepenuhnya kepada partai yang bergabung bersama Prabowo Subianto.

Yusuf menambahkan, kekuatan akan digalang oleh para ulama dan tokoh nasional, sehingga bisa memenangkan koalisi umat jika terbentuk.

"Insya Allah ketika hak itu datang, jalan kemenangan akan pasti," tandasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya