Yudi Latief : Demokrasi di Indonesia Alami Krisis Legitimasi

Despian Nurhidayat
26/7/2018 18:15
Yudi Latief : Demokrasi di Indonesia Alami Krisis Legitimasi
Suasana diskusi dan peluncuran buku Hari-Hari Terakhir bersama Gus Dur(MI/Despian)

AKTIVIS dan cendekiawan muda Yudi Latief menyatakan, demokrasi di Indonesia telah mengalami krisis legitimasi dan efisiensi. Hal itu ditandai dengan begitu mudahnya orang berganti partai politik.

Penanda lainnya ialah rendahnya tingkat partisipasi publik di tempat-tempat yang memiliki politisasi yang intens seperti Jakarta sebagai Ibukota negara. Ia menambahkan, tingginya korupsi juga merupakan krisis legitimasi. Sedangkan, krisis efisiensi ditunjukkan dengan produktifitas lembaga politik yang lemah. Kelemahan kita, kata Yudi, terletak pada sistem demokrasi itu sendiri.

"Mestinya demokrasi memiliki keburukan yang sangat minim jika memiliki legitimasi dan efisiensi," sebut bekas Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila itu, saat diskusi bertajuk Demokrasi Politik dan Demokrasi Ekonomi Untuk Indonesia Raya di Jakarta, Rabu (25/7) malam. Diskusi malam itu juga mengiringi peluncuran buku berjudul Hari-Hari Terakhir Bersama Gus Dur karya Bondan Gunawan.

Yudi mengatakan, jika Gus Dur bangkit dari kuburnya, ia pasti akan sangat kecewa dengan demokrasi pada sat ini. (M-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zubaedah Hanum
Berita Lainnya