Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Panglima TNI Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo optimistis dirinya bisa ikut dalam kontestasi Pilpres 2019. Menurutnya, keputusan final dalam politik perlu dilihat hingga akhir masa pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden.
Dirinya mengakui bahwa saat ini masih belum mendapatkan partai yang berpeluang untuk mengusungnya maju dalam pilpres mendatang. Ia pun masih terus melakukan komunikasi dengan seluruh parpol khususnya dalam membahas Pilpres 2019. Saat ditanya parpol mana yang mengajak komunikasi tersebut, dirinya enggan menyebutkan secara spesifik.
"Bahwa kemenangan-kemenangan itu ditentukan diakhir-akhir atau masa injury time sama seperti sepak bola," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (24/7).
Dengan kondisi peta politik saat ini, ia menyadari secara logika agak sulit untuknya maju dalam kontestasi Pilpres. Meski demikian, ia tetap percaya peluangnya untuk maju masih terbuka lebar.
"Logikanya, tidak ada lagi partai untuk saya. Tapi keimanan saya, saya percaya ada takdir. Takdir itu masih ada, peluang itu masih ada," ungkapnya.
Untuk diketahui, nama Gatot cukup sering dikaitkan dengan peluangnya menjadi cawapres Prabowo Subianto. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa hasil survei yang menempatkan dirinya sebagai salah satu nama yang berpeluang menjadi kandidat yang mampu menyaingi elektabilitas Joko Widodo bila dipasangkan dengan Prabowo Subianto.
Sementara itu dari hasil survei Lingkar Survei Indonesia pada (10/7) merangkum hasil survei dan panel ahli terkait siapa penantang Jokowi pada pilpres mendatang. Ada 3 simulasi yang diposisikan sebagai capres, yaitu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Anies Baswedan.
Hasil survei tersebut menunjukan paslon Prabowo-Gatot berada diurutan teratas dengan 35,6%, Prabowo-Anies (19,6%), Prabowo-AHY (12,3%), dan Prabowo- Ahmad Heryawan (10,2%). Sementara survei terhadap paslon Gatot-Anies meraih poin 31,8%, Gatot-AHY (21,5%), Gatot-Ahmad Heryawan (13,3%). (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved