Persiapan Eksekusi, Mary Jane Dipindah ke Nusakambangan
Lukman Diah Sari
24/4/2015 00:00
(ANTARA/Idhad Zakaria)
TERPIDANA mati narkotika asal Filipina, mary Jane Fiesta Veloso telah tiba di Lp Besi, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, hari ini.
Mary Jane alias MJ diboyong tim jaksa eksekutor dari Lapas Wirogunan Yogyakarta, pada dinihari tadi.
"Terpidana mati Mary Jane sudah dipindahkan dari LP Wirogunan Yogyakarta ke LP Besi, Nusakambangan, dalam rangka persiapan eksekusi," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Tony Spontana, dikonfirmasi, Jumat (24/4/2015).
Dibeberkan Tony, tim jaksa eksekutor memindahkan Mary Jane dari Yogyakarta, ke Nusakambangan pada Jumat dinihari.
Pemindahan terpidana dengan kasus 2,622 kilogram narkotika itu melalui jalur darat dengan pengamanan ketat dari aparat TNI dan Polri. Satu unit tim baracuda dan polisi bersenjata lengkap mengawal pemindahan Mery.
"Dipindahkan melaui jalur darat. Pengamanan standard, sesuai SOP. Pemindahan ini dalam rangka persiapan eksekusi," tegas Tony.
Mary Jane sudah dua kali mengajukan PK ke Mahkamag Agung(MA), namun dua kali itu pula MA menolaknya. MA menolak kedua PK Mary Jane pada Rabu, 25 Maret lalu, melalui majelis hakim yang diketuai Hakim Agung M Saleh yang beranggotakan Hakim Agung Andi Samsan Nganro dan Timur Manurung.
Mary Jane dicokok polisi pada 24 April 2010 di Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, saat membawa heroin seberat 2,622 kilogram. Dia merupakan kurir narkoba jaringan internasional.
Kini Kejaksaan Agung masih menanti hasil putusan PK dari terpidana mati Zainal Abidin. Setelah proses hukum Zainal lengkap, diyakini eksekusi mati terhadap Mary Jane serta sembilan terpidana mati kasus narkotika akan dilaksanakan usai hajatan KAA di Indonesia.
Adapun 10 terpidana mati gelombang kedua yang akan menghadapi regu tembak, yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran (keduanya WN Australia); Martin Anderson (WN Ghana); Raheem Agbaje Salami (WN Spanyol); Rodrigo Gularte (WN Brasil); Sylvester Obieke Nwolise (WN Nigeria); Serge Areski Atlaoui (WN Prancis); Okwudili Oyatanze (WN Nigeria); Zainal Abidin (WN Indonesia); dan seorang perempuan Mary Jane Fiesta Veloso (WN Filipina).(Q-1)