Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MOMEN silaturahmi yang dilakukan oleh para elite yang berbeda pandangan dalam berpolitik harus lah menjadi contoh bagi masyarakat. Hal itu sebagaimana nampak dari kunjungan yang dilakukan sejumlah elite politik ke RSPAD Gatot Soebroto untuk menjenguk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Pagi tadi, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla menjenguk Ketua Umum Partai Demokrat yang tengah dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pun telah lebih dulu menjenguknya.
Memaknai hal tersebut, Pakar Psikologi Politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk menilai elite-elite politik tersebut telah menunjukkan sikap yang positif kepada publik. Meski secara politik bersebrangan satu sama lain, itu tidak berarti mereka memutus silaturahmi kepada kerabat ataupun kolega.
Menurutnya, berpolitik bukan untuk bermusuhan, melainkan berkontestasi dalam konteks adu gagasan. "Walaupun secara politik mereka bersebrangan, silaturahmi tetap terjaga. Hal-hal yang tidak relevan dengan politik juga ngga perlu diperpanjang," katanya saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (19/7).
Sikap yang dicontohkan para elite tersebut, kata Hamdi, perlu ditiru oleh masyarakat. Meski mereka berbeda dukungan terhadap elite politik tertentu, itu jangan sampai merusak silaturahmi satu sama lain.
"Pendukung ada yang jagokan program pemerintah begini atau ada yang mengkritik pemerintah begini, selagi debatnya adu program, baik di whatsapp atau televisi, saya kira itu postif. Tapi jangan sampai merembet, merusak silaturahmi, merusak persaudaraan antar keluarga," tuturnya.
Secara terpisah, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar pun menyambut positif silaturahmi yang dilakukan oleh para elite politik. "Ini juga harus dicontoh oleh masyarakat, meski beda politik, silaturahmi tetap dijaga. Jangan hanya mengunjungi ketika dia sehat dan berkuasa. Tapi juga kunjungi ketika sakit. Itu kan lebih baik," pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved