KAA, Warga sudah Dilarang Masuk ke Kawasan Asia Afrika
Achmad Zulfikar Fazli
23/4/2015 00:00
(ANTARA/Widodo S. Jusuf)
KAWASAN Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, yang akan menjadi lokasi acara terakhir peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke 60 telah disterilkan oleh petugas keamanan dari Polri, TNI serta Lintas Masyarakat. Warga pun sudah tidak lagi diizinkan masuk hingga acara puncak KAA berakhir besok sore, 24 April. Hal ini untuk memperlancar acara puncak KAA ke 60 ini.
"Sudah tidak boleh warga masuk. Ini sudah steril sampai besok (Jumat)," kata Anggota Dirlantas Polda Jabar Kompol Asep Wawan di Jalan Gatot Subroto, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/4/2015).
Dikatakan, saat ini hanya orang-orang tertentu yang memiliki tanda pengenal khusus yang dapat masuk ke area Jalan Asia Afrika.
"Kalau punya ID khusus boleh masuk. Kalau tidak punya, tidak boleh. Ini sudah steril," ujar dia.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan bagi pekerja yang kantornya berada di kawasan Asia Afrika saat ini masih dapat masuk dengan menunjukan tanda pengenalnya. Namun, pada acara puncak nanti tidak ada lagi aktivitas perkantoran yang aktif kecuali pekerja PLN.
"Orang yang kantornya di sekitara Asia Afrika masih boleh. Tapi besok yang boleh hanya yang kerja di PLN. Itu juga harus tunjukan pengenal dan kita periksa dengan ketat semuanya," pungkas dia.
Puncak peringatan KAA di Bandung, 24 April, akan menampilkan kegiatan napak tilas (historical walk) oleh para kepala negara di sepanjang Jalan Asia Afrika, Bandung. (Q-1)