Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI politik sudah mendaftarkan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum. Terdapat sejumlah nama yang menyeberang dari satu parpol ke parpol yang lain. Ada sejumlah nama yang memilih bergabung dengan Partai NasDem karena tertarik dengan praktik politik tanpa mahar.
Anggota DPR dari Fraksi Hanura, Dadang Rusdiana, misalnya, pindah perahu ke NasDem karena sejumlah alasan. Salah satunya, konflik internal yang dinilai tak kunjung usai. Juga, karena tertarik dengan politik tanpa mahar yang dimiliki NasDem.
Awalnya, dia menganggap politik tanpa mahar hanya jargon yang tak bisa diterapkan. Namun, setelah mencari tahu lebih dalam dan mendapati cerita langsung dari Ridwan Kamil, Gubernur terpilih Jawa Barat, ia menjadi yakin dan percaya.
"Saya teman dekat Ridwan Kamil. Dia bilang juga kalau enggak pernah mengeluarkan duit buat partai, malah dibantu partai. Nah itu semakin membuktikan saya kalau bukan slogan, politik tanpa mahar itu benar," ungkap politikus asal Jawa Barat itu.
Selain itu, petinju Chris John yang sebelumnya bergabung dengan Partai Demokrat memilih pindah ke NaDem dan masuk daftar bacaleg dari partai besutan Surya paloh itu.
"Nama Chris John ada (di dalam daftar bacaleg) untuk DPR RI," kata Ketua Bappilu Partai NasDem Effendy Choirie di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, Chris John nantinya bertarung di daerah pemilihan (dapil) X Jawa Tengah, wilayah Kabupaten Banjarnegara. "Chris John dapil Banjarnegara, Jateng," ujarnya.
Nama lain yang juga merapat ke NasDem ialah Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur, Ipong Muchlissoni, yang kini menjadi Ketua Bappilu NasDem di daerah itu. Ia pun mengaku sangat tertarik dengan politik tanpa mahar.
Sementara itu, politikus PKS Mahfudz Siddiq membantah kabar yang menyebut dirinya berpindah ke NasDem. Namun, ia mengaku sudah tidak lagi dimasukkan sebagai bacaleg PKS untuk Pemilu 2019.
"Hah, kata siapa? Enggak ke mana-mana. Saya masih di PKS meski enggak nyaleg lagi," ucap anggota Komisi VI DPR itu.
Optimistis lolos
Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate tidak mempermasalahkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) di Pemilu 2019 yang ditetapkan minimal 4% suara sah nasional. Partai NasDem yakin bisa melebihi target itu.
"Kami ini dari awal enggak pernah ragu pada saat pembahasan UU Pemilu dulu. Kami malah usulkan ambang batas parlemen 7%. Kenapa kami khawatir?" ujarnya.
Effendy Choirie (Gus Choi) menyebut tidak ada strategi khusus yang diinstruksikan kepada bacaleg. Mereka, kata dia, hanya diminta rajin blusukan ke kampung-kampung.
"Strateginya sederhana. Mereka harus silaturahim ke kampung-kampung, desa-desa, rumah-rumah rakyat. Langsung ke sasaran," tegasnya.
NasDem, ucapnya, memang membuka lebar pintu bagi orang-orang mumpuni pada Pileg 2019. NasDem ingin caleg konsisten membawa gagasan perubahan.
"Semua warga negara yang ingin melakukan restorasi gerakan perubahan, boleh daftar caleg ke NasDem," tandasnya.
Gus Choi menambahkan, Partai NasDem telah mendaf-tarkan 20.391 caleg untuk mengisi seluruh dapil di Indonesia. Jumlah itu termasuk bacaleg tingkat DPRD provinsi dan kabupaten/kota.
Partai NasDem mendaftarkan 575 bacaleg untuk DPR RI di 80 dapil. Dari umlah itu, sebanyak 50% di antaranya merupakan petahana. (Mtvn/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved