NU Tidak Pernah Mendukung Orang per Orang

Nur Aivanni
17/7/2018 23:15
NU Tidak Pernah Mendukung Orang per Orang
(MI/ADAM DWI)

KETUA Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Maman Imanulhaq menegaskan bahwa NU tidak pernah mendukung orang per orang dalam suatu pemilihan umum.

Hal itu disampaikannya saat menanggapi apakah dukungan NU akan terbelah terhadap Presiden Joko Widodo dengan kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke PBNU pada Senin (16/7) kemarin.

"NU tidak pernah mendukung orang per orang. Kita mendukung Jokowi, itu mendukung programnya, bukan orangnya. Selama Jokowi on the track, kita akan dukung. NU mendukung kinerja, bukan orang per orang," kata Maman usai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (17/7).

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo menyambangi PBNU pada Senin kemarin. Pada kesempatan tersebut, Prabowo bersama rombongan bertemu dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

Kedatangan Prabowo tersebut, disampaikan Maman, tentu disambut baik oleh PBNU. Pasalnya, PBNU mengayomi seluruh masyarakat Indonesia. "Dalam pembicaraan dengan Ketum Pak Said Aqil Siradj, Pak Prabowo berbicara soal bagaimana masyarakat, realita bangsa dan sebagainya. Tentu itu ditanggapi seperti biasa oleh PBNU. Pembicaraan yang positif," tuturnya.

Saat ditanyakan apakah ada pembahasan mengenai nama cawapres antara Said dengan Prabowo, Maman tidak menampiknya. "Tentu ada pembicaraan itu," ucapnya. Namun terkait siapa nama cawapres yang masuk dalam pembahasan, Maman meminta awak media untuk menanyakannya kepada Said Aqil Siradj. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya