Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKJEN Partai Nasdem Johnny G. Plate menyebut bergabungnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperkuat barisan koalisi pendukung dari Joko Widodo pada pilpres 2019 nanti. Dirinya juga membenarkan bahwa saat ini Jokowi sudah mengantongi 5 nama cawapres yang potensial mendampingi dirinya di 2019 nanti.
"Gabungnya PKB menjadikan koalisi Jokowi semakin solid, dengan dukungan parlemen saat ini sudah mencapai 65%," terang Johnny G. Plate saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (15/7).
Lebih lanjut dirinya membenarkan bahwa saat ini Jokowi memang sudah memiliki short list sebanyak lima nama potensial yang akan mendampingi dirinya di pilpres 2019 nanti, termasuk nama dari Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Akan tetapi semua partai termasuk PKB sepakat kewenangan menentukan cawapres diberikan kepada Jokowi.
Johnny berharap dari lima nama tersebut akan dipilih satu nama oleh Jokowi. Pengumamnnya sendiri diperkirakan akan dilakukan pada akhir Juli nanti oleh Jokowi dengan didampingi oleh para ketua partai koalisi pendukung Jokowi.
Hingga saat ini Jokowi maupun para ketua partai memang saling melakukan pertemuan tertutup meski hal tersebut tidak disampaikan ke publik. Namun hingga saat ini Johnny membenarkan komunikasi politik masih tersebut dilakukan antar partai.
Dirinya pun tidak menampik akan adanya rencana pertemuan bersama dari semua partai pengusung Jokowi pada akhir bulan Juli ini untuk menyepakati berbagai hal, termasuk cawapres.
"Saat ini pimpinan partai politik masih disibukkan dengan dedline untuk pendaftaran caleg di KPU, sehingga semua waktunya tersita disana. Namun setelah selesainya masa pendaftaran caleg tersebut pasti akan melakukan kumpul bersama untuk mengambil keputusan bersama dan juga mengumumkan bersama sebagai bagian dari manifestasi kekompakan koalisi partai pendukung Jokowi," jelas Johnny.
Dirinya menekankan bahwa kondisi koalisi Jokowi saat ini sangat kompak, solid, dinamis harmonis dengan saling mendukung dan cair. Menurut dirinya partai koalisi Jokowi memiliki rasa saling percaya satu dengan lainnya, meski diakui tetap ada bagian bagian kecil dari kegenitan politik, yang merupakan hal lumrah dalam perpolitikan.
"Kegenitan politik itu ada dan itu biasa, tetapi tidak sampai saling mengancam. Koalisi saat ini tidak tegang, bernegosiasi dengan keras bahkan mengancam satu dengan lainnya. Jadi saat ini koalisi sudah makin baik, makin siap dan sedang mencari tanggal baik mencari momentum politiknya untuk mengumumkan kepada publik agar disambut gemgap gempita," pungkas Johnny. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved