Konsistensi Demokrat Tengah Diuji

M. Taufan SP Bustan
13/7/2018 20:39
Konsistensi Demokrat Tengah Diuji
(MI/Mohamad Irfan)

PENGAMAT Politik Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sunanto mengaku, silaturahmi politik memang harus dilakukan oleh partai mama pun, termasuk partai Demokrat. Pun dalam silaturahmi itu tanpa adanya pembahasan kepentingan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang atau pun sebaliknya.

Menanggapi pertemuan antara Demokrat dan PDIP siang tadi, Sunanto mengaku, langkah Demokrat saat ini agak agresif memulai politiknya.

Walau lanjutnya, di banyak langkah itu Demokrat menunujkkan kegamangan politiknya.

"Maka konsistensi Demokrat penting diuji kembali, apabila nantinya tidak ada kadernya yang deal di posisi presiden atau wakil presiden," ungkapnya saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Jumat (13/7).

Sunanto menyebutkan, Demokrat memang harus siap dengan segala kemungkinan jika memantapkan pilihan berkoalisi dengan kubuh Joko Widodo atau Prabowo Subianto.

Pasalnya, jika ingin menawarkan kadernya yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres, tentunya ke dua kubuh tersebut akan berfikir panjang.

"Makanya akan dilihat bagaimana situasi ke depan yah. Yang pasti Demokrat akan sulit memberikan tawaran," tegasnya.

Suannto menambahkan, terkait keharmonisan Demokrat dan PDIP sejatinya tidak ada permusuhan politik yang abadi dalam politik. Yang ada malah hanya kepentingan yang abadi.

"Maka pertemuan antara Demokrat dan PDIP adalah langkah bagus, walau memang kita lihat gerakan partainya berbeda. Ya, semoga saja makin akur ke depan," tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya