Militer Indonesia Siap Amankan KAA

Rudy Polycarpus
15/4/2015 00:00
Militer Indonesia Siap Amankan KAA
(ANTARA/Sigid Kurniawan)
PANGLIMA TNI, Jenderal Moeldoko memimpin apel gelar pasukan pengamanan KTT Asia Afrika (KAA) di silang Monas, Jakarta, Rabu (15/4) pagi. Apel pengamanan wilayah ini, kata Moeldoko, untuk mengecek secara fisik tentang kesiapan personel, materiil, dan alat utama sistem pengamanan (alutsista) dari masing-masing satuan yang terlibat dalam pengamanan KAA.

"Apel juga bertujuan untuk mengetahui secara langsung tentang keadaan dan hambatan yang dihadapi setiap satuan yang mendapat tugas. Dengan demikian dapat diperoleh kepastian bahwa seluruh personel, materiil, dan alutsista benar-benar siap," katanya di sela-sela apel.

Dia melanjutkan, situasi keamanan global yang dinilai kurang kondusif menjadikan salah satu pertimbangan TNI untuk membentuk Komando Gabungan VVIP yang terdiri dari Paspampres yang diperkuat Polri. Selain itu juga didukung oleh Satgaspam wilayah yang melakukan pengamanan lapis luar yakni ring 2 dan ring 3. Satgaspam khusus melaksanakan pengamanan tidak langsung di tempat yang digunakan oleh kepala negara yang hadir dalam KAA.

Hadir juga dalam apel tersebut, Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo.

TNI dan Polri, ujar Moeldoko, harus bisa menjamin keamanan dan kenyamanan kepada 109 kepala negara peserta KAA. Oleh karena itu, TNI Polri tidak akan membiarkan pihak manapun untuk mengganggu jalannya KAA. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para pemimpin negara menjadi tanggung jawab TNI dan Polri. KAA, lanjut dia, harus berjalan lancar dan aman. Pasalnya, konfrensi internasional itu menjadi etelase Indonesia di mata dunia.

"TNI dan Polri tidak ragu-ragu dalam menghadapi situasi di lapangan. Pengamanan pemimpin negara memiliki standar baku. Tidak boleh toleransi sedikit pun. Karena sudah ada standar jelas," kata Moeldoko.

Sebanyak 16.331 personel yang diterjunkan untuk mengamankan KAA. Terdiri dari 300 personel dari Komando gabungan Pengamanan (Kogabpam), 500 personel Kosatgapam, 4.256 Satgaspam VVIP, 3.3550 personel Satgas Pamwil 1, 3.150 Satgas Pamwil 2, 5.416 Satgaspam VIP-1, 3.136 Satgaspam VIP 2, 750 personen Satga passus, 1000 personel Satgas Laut, 600 personel dari Satgas Hanud, 1.300 personel Satgas Udara -1, 762 personel Satgas Intel, 150 personel Satgas Kodam II/Sriwijaya, 150 Satgas kodam IV Diponegoro, dan 750 personel dari pasukan Standby Force. Sementara dari kepolisian menerjunkn 9700 personel.

"Apel ini harus berikan keyakinan TNI-Polri telah sinergi dengan baik dan menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing guna mendukung KAA dengan tertib, aman, nyaman, dan lancar," ujarnya. (Pol/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya