AMPG Bali Ancam Bubarkan Musda Kubu Agung Laksono

Arnold Dhae
14/4/2015 00:00
AMPG Bali Ancam Bubarkan Musda Kubu Agung Laksono
(ILUSTRASI--ANTARA/Dhoni Setiawan)
PARTAI Golkar Bali kubu Agung Laksono dikabarkan akan menggelar musyawarah daerah (musda) tingkat provinsi serta kabupaten dan kota seluruh Bali, dalam waktu dekat. Namun, rencana ini sudah mendapatkan peringatan keras dari kubu Aburizal Bakrie (Ical). Peringatan keras ini disampaikan kubu Ical melalui Ketua AMPG Bali AA Ngurah Citra Umbara, di Denpasar, Selasa (14/4).

Ia menegaskan AMPG akan membubarkan kegiatan musda kubu Agung Laksono, apabila dilaksanakan sebelum adanya keputusan berkekuatan hukum tetap (inkrah) dari pengadilan. "Kalau sampai kubu Agung Laksono ada usaha untuk menggelar musda, maka dengan sangat menyesal AMPG akan membubarkan kegiatan itu," ujar Citra Umbara.

Membubarkan musda, menurut dia, tidak berarti dengan melakukan kekerasan terhadap peserta musda. "Kita sesama kader Partai Golkar. Tentu kita akan meminta mereka untuk menghentikan kegiatan tersebut secara baik-baik," jelasnya.  Tentang alasan pihaknya berencana membubarkan musda kubu Agung Laksono, Citra Umbara menjelaskan, saat ini kepengurusan Partai Golkar dalam posisi status quo. Artinya jika kubu Agung Laksono memaksakan diri menggelar musda, hal tersebut jelas-jelas melawan hukum.
 
"Putusan PTUN jelas menyebutkan bahwa SK Menteri Hukum dan HAM ditunda pelaksanaannya. Jadi apabila ada program dan kegiatan yang dilaksanakan kubu Agung Laksono, maka itu perbuatan melawan hukum," tandas Citra Umbara, yang juga Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Seni DPD Partai Golkar Provinsi Bali.

Menurut dia, kubu Ical sejauh ini sangat menghormati putusan pengadilan. Selain itu, kubu Ical juga senantiasa menjaga dinamika di internal Partai Golkar. "Kami tidak mau bermanuver apapun, karena jangan sampai menodai putusan PTUN," ucapnya.

Khusus kepada aparat kepolisian, Citra Umbara meminta agar tidak menerbitkan izin apabila kubu Agung Laksono mengajukan izin terkait pelaksanaan musda. "Kalau sampai berikan izin, maka aparat secara tidak langsung memberikan kesempatan untuk terjadinya gesekan," tandas Citra Umbara.

Ia menambahkan sejauh ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan AMPG di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Dan seluruh pengurus dan anggota AMPG yang berjumlah 2.200 orang sepakat membubarkan jika kubu Agung Laksono menggelar musda. "Kita sangat ingin Bali ini kondusif. Kita juga ingin menjaga kewibawaan Partai Golkar. Itu sebabnya kami sepakat membubarkan musda kubu Agung Laksono, karena hal itu jelas-jelas perbuatan melawan hukum," pungkas Citra Umbara. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya