Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APARAT keamanan masih terus berusaha mengungkap target, sasaran, dan waktu peledakan yang akan dilakukan terduga teroris Anwar Abdullah. Kini, Anwar masih buron dengan membawa ransel hitam yang diduga berisi bom.
"Kami belum tahu itu (target dan sasar-annya). Kami masih melakukan olah IT (teknologi informasi/TI), ada perangkat yang diamankan dan masih diselidiki," ungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin saat menggelar konferensi pers di Kantor Polres Pasuruan, kemarin.
Disampaikannya, Anwar ialah pelaku dari jaringan lama yang pernah ditahan di LP Cipinang selama 5 tahun. Pria ber-usia 50 tahun itu ditahan setelah kasus peledakan pos lalu lintas di Jakarta pada 8 atau 9 tahun lalu. "Dia bebas pada 3 tahun lalu," imbuh Machfud.
Meski sudah mengetahui bahwa Anwar merupakan pemain lama, Kapolda Jatim belum bisa memastikan jaringan Anwar saat ini.
Sebelumnya, beberapa ledakan terjadi kemarin sekitar pukul 11.30 WIB di rumah kontrakan Anwar Abdullah di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Akibatnya, anak Anwar yang berusia 6 tahun harus dirawat di RS Bhayangkara Surabaya dengan ditemani ibunya.
Seusai kejadian itu, Anwar melarikan diri menggunakan sepeda motor. "Istrinya yang sudah diperiksa juga mengaku tidak tahu apa-apa," ucap Kapolda Jatim.
Menurut Machfud, setelah buron, Anwar menitipkan sepeda motornya di penitipan Stasiun Bangil. "Tukang parkirnya sudah ditunjukkan fotonya dan membenarkan. Tapi masih belum diketahui, naik kendaraan lain atau hanya ganti sepeda motor," tambahnya.
Dari olah TKP, tim Gegana Polri menemukan sejumlah bom berdaya ledak rendah yang langsung diledakkan. Polisi juga menyita dokumen dan buku dari rumah kontrakan Anwar.
Tim Satgas Antiterorisme Polres Situbondo lalu segera berpatroli di titik-titik keramaian dan memeriksa barang bawaan milik penumpang di Terminal Bus Situbondo. Polres Situbondo juga meminta pihak RT/RW memberlakukan ketentuan tamu lapor 24 jam.
"Situbondo memiliki jalur pantura sepanjang 110 km. Saat terjadi sesuatu, akan menjadi perhatian publik. Karena itu, kami optimalkan patroli," kata Kapolres Situbondo AKB Awan Hariono.
Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan segera mendatangi keluarga korban ledakan bom di Pasuruan guna menawarkan perlindungan. Wakil Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan langkah tersebut juga bertujuan agar korban atau saksi berani memberikan keterangan. (AB/Gol/Ant/X-11)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved