Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMENANG pemilihan gubernur Jawa Barat 2018 versi hitung cepat, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berjanji akan merangkul semua kandidat pesaing jika sudah ditetapkan sebagai pemenang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.
Hal ini dinilai penting sebagai bentuk kedewasaan berpolitik serta untuk memperlancar jalannya pembangunan di daerah tersebut.
Calon gubernur Ridwan Kamil (Emil) menuturkan, seluruh kandidat memiliki niatan yang baik yakni untuk kemajuan masyarakat dan Jabar. Niat baik itu diiringi juga dengan potensi yang baik dari keempat pasangan calon.
Sehingga, saat resmi menjabat, Emil ingin melengkapi visi dan misi kepemimpinannya dengan potensi yang dimiliki mantan rival politiknya itu. "Semua punya potensi untuk disinergikan," katanya di Bandung, Kamis (5/7).
Oleh karena itu, dia tidak akan berlama-lama untuk segera menemui ketiga pasangan calon lainnya jika sudah diresmikan KPU sebagai pemimpin terpilih. "Hari Senin (pekan depan) semua akan dirangkul," katanya.
Emil pun mengaku tidak akan ragu untuk menemui satu per satu kandidat lainnya untuk membahas pembangunan Jabar. "Akan coba didatangi satu per satu secara personal, di waktu yang resmi," katanya.
Meski begitu, dia mengaku saat ini sudah berkomunikasi dengan pesaingnya seperti Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Bahkan, menurut dia keduanya sudah mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan RK-Uu meski masih berdasarkan hitung cepat.
Lebih lanjut, Emil menyambut baik sikap PKS yang merilis hasil hitung cepat Pemilu Gubernur Jabar 2018 yang menyatakan dirinya bersama Uu keluar sebagai pemenang. Hal ini akan memperkuat hasil hitung cepat versi berbagai lembaga.
"Perbedaannya 4%, mendekati 1 juta suara. (Perhitungan) ini ilmiah, tradisi akademik," katanya.
Tetapi, Emil tidak akan jemawa dan tetap menunggu hasil penghitungan resmi yang dilakukan KPU Provinsi Jabar pada 8 Juli. "Tetap saya hanya akan menunggu keputusan yang diumumkan resmi KPU," katanya.
Dia menambahkan, para pendukungnya tidak boleh berlebihan dalam merayakan kemenangan jika KPU sudah meresmikan kemenangannya. "Saya minta pendukung Rindu tidak mempertontonkan perayaan kemenangan yang berlebihan," ujarnya. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved