Polri belum Temukan Dalang Penembakan

Mal/HT/P-3
29/6/2018 04:45
Polri belum Temukan Dalang Penembakan
(Ilustrasi)

POLRI menyebut serangkaian penembakan terjadi jelang dan saat pemungutan suara pilkada serentak 2018 di Papua diduga untuk menunjukkan eksistensi kelompok bersenjata di Papua. Saat ini Polri masih menyelidiki keterkaitan rangkaian penembakan itu.

"Mereka memanfaatkan momen ini untuk mengganggu dan menunjukkan eksistensi mereka. Semua tahu orang sibuk dengan pilkada, maka mereka melakukan kegiatan agar mereka dikenal dan eksis," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.

Pada Rabu (27/6) sekitar pukul 16.00 WIT, dua speedboat yang membawa surat suara hasil pencoblosan diberondong tembakan oleh kelompok bersenjata di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya.

Satu korban tewas, yakni camat setempat yang ikut dalam speedboat tersebut. Tujuh dari sembilan anggota polisi selamat, sementara keberadaan dua polisi lainnya dikabarkan tewas dalam serangan itu

Sebelumnya, Senin (25/6), kelompok bersenjata juga menembaki pesawat pengangkut logistik pilkada di Kabupaten Nduga, Papua. Akibat serangan itu, kopilot mengalami luka tembak dan pencoblosan di Kabupaten tersebut batal digelar.

Polri belum bisa memastikan kelompok bersenjata mana yang menyerang logistik pilkada di Papua.

Namun, Polri meyakini penembakan itu dilakukan oleh kelompok bersenjata yang sama sebab targetnya ialah logistik pilkada Papua, yang diangkut pesawat dan speedboat itu. Polri saat ini tengah melakukan pengejaran

"Masih dalam penyelidikan karena di sana hutannya sangat lebat, kemudian cuaca tidak bersahabat, menyulitkan, medannya cukup berat. Semoga segera dituntaskan," ucap Setyo.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat meminta Polri harus bertanggung jawab atas kasus penembakan di Distrik Kenyam Nduga, Papua, oleh kelompok kriminal bersenjata terhadap pesawat Trigana Air saat mengangkut logistik pilkada.

"Polri harus tanggung jawab karena Polri yang mendesain keamanan untuk pilkada, baik secara struktur maupun secara tugas," kata anggota Komisi I DPR Supiadin Aries Saputra kepada pers saat kunker di Semarang, kemarin.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya