Romi: Pertemuan KIH dengan Presiden Bahas Evaluasi Kabinet
Adhi M Daryono
08/4/2015 00:00
(Ketua Umum DPP PPP Romahurmuzy--(MI/Susanto))
KETUA Umum Partai Persatuan Pembanguan Romahurmuziy atau akrab disapa Romi mengatakan pertemuan pimpinan partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dengan Presiden Joko Widodo pada Minggu (5/4) lalu secara umum membahsa mengenai evaluasi kinerja para pembantu presiden di kabinet kerja. Hal ini karena perjalanan pemerintahan Jokowi-JK dengan ke-34 menterinya telangmemasuki usia 6 bulan.
"Secara umum hanya membahas kinerja kabinet karena telah memasuki usia 6 bulan,"ujar Romi kepada Media Indonesia. Namun, Romi membantah pertemuan itu pun membahas adanya reshuffle menteri yang kinerjanya dianggap kurang memuaskan. "Tidak ada pembicaraan Reshuffel,"imbuhnya.
Evaluasi ini dilakukan Jokowi, kata Romi, terkait sejumlah kondisi yang terjadi di dalam negeri baik ekonomi maupun politik. "Pertemuan itu membicarakan berbagai hal terkait sejumlah peristiwa yang terjadi. Misalnya di bidang ekonomi keberadaan rupiah yang kian merosot dan harga kebutuhan bahan pokok pun ikut naik,"papar Romi,
Selain permsalahan ekonomi, Romi menceritakan pertemuan dengan Presiden Jokowi yang membicarakan tentang buruknya administrasi kepresidenan di mana Presiden Jokowi sempat mengaku kecolongan akibat ditekennya Perpres Nomor 39 tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Pembayaran Uang Muka untuk Pembelian Mobil bagi Pejabat Negara.
"Dia minta agar hal-hal semacam manajemen surat-menyurat dan administrasi bisa rapi agar tidak terjadi seperti itu lagi," jelas Romi.
Dalam pertemuan itu pun dibahas mengenai kewenangan Staf Kepresidenan yang sempat menjadi pro dan kontra. Menurut Presiden Jokowi, kata Romi, tidak ada kewenangan lebih bagi Kepala Staf Kepresidenan.
"Pak Jokowi menegaskan bahwa yang berwenang mengevaluasi kinerja menteri adalah dirinya bukan lembaga atau pihak lain," ujar Romi.
Presiden pun, lanjut Romi, membedakan antara lembaga UKP4 pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Staf Kepresidenan saat ini.
Secara umum Romi menjelaskan bahwa pembicaraan dengan elite dan tokoh parpol dari KIH tersebut pada umumnya mengevaluasi kinerja bidang ekonomi dan administrasi kepresidenan. Di sampin itu pun Presiden membicarakan mengenai calon Kapolri dan Wakapolri. "Pak Jokowi juga membicarakan calon Kapolri, Pak Badrodin dan Pak BG," tandas Romi. (Q-1)