PAN: Kandidat Jangan Halalkan Segala Cara

Astri Novaria
26/6/2018 15:46
PAN: Kandidat Jangan Halalkan Segala Cara
(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

ESOK akan diselenggarakan Pilkada serentak di 171 daerah. Sehubungan ini, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, mengimbau semua peserta Pilkada 2018 tidak menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan.

"Memilih pemimpin adalah agenda rutin lima tahunan. Itu haknya rakyat untuk mendapatkan pemimpin yang sungguh-sungguh diyakini bisa memajukan kabupatennya, provinsinya, memajukan Indonesia. Oleh karena itu, para kandidat saya minta jangan menghalalkan segala cara karena ini pertarungan mencari pemimpin terbaik," ujarnya di Ruang Rapat Pleno Fraksi PAN di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (26/6).

Selain itu, Zul juga mengimbau kepada rakyat untuk dapat menggunakan hak pilih di tempat pemungutan suara (TPS) dengan sebaik-baiknya. Sebab, kata dia, rakyat akan menentukan pemimpinnya yang terbaik atau tidak sehingga partisipasi dari masyarakat setempat sangat diharapkan.

Zul melanjutkan, baik atau tidaknya sebuah demokrasi juga sangat ditentukan dari penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, ia juga meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk sungguh-sungguh melaksanakan Pilkada dengan jujur dan adil.

"Ada beberapa info mudah-mudahan tidak terjadi lagi dan ditindak tegas kalau ada penyimpangan apabila aparat yang memihak kepada salah satu kandidat. Karena ini antara kita. Jangan dikhianati proses demokrasi kita yang semakin bagus. Bawaslu untuk menegakkan aturan. Peraturan sudah cukup keras, apalagi masif seperti politik uang. Karena itu akan melanjutkan pemimpin korupsi dan kena Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kita mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi," paparnya.

Kepada TNI dan Polri, pihaknya juga meminta agar dapat menjaga netralitasnya dan tidak memihak kepada salah satu calon.

"Mereka apratur negara, merah putih. Bukan milik salah satu partai maupun kandidat. Oleh karena itu kita minta TNI dan Polri betul-betul netral. Semua kandidat milik TNI dan Polri," imbuhnya.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh kader PAN untuk bertanggungjawab terhadap daerah pemilihannya masing-masing sata Pilkada berlangsung. Seluruh kader PAN diminta turun langsung mengawal Pilkada serentak 2018.

"Kita kawal daerah masing-masing agar Pilkada berlangsung tertib, aman dan berkualitas. Sehingga menghasilkan pemimpin yang legitimate yang meyakini dan dapat memajukan daerah anda," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya