Presiden: Mari Bersama-sama Awasi Netralitas Aparat

Rudy Polycarpus
25/6/2018 18:19
Presiden: Mari Bersama-sama Awasi Netralitas Aparat
(ANTARA/WAHYU PUTRO A)

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan netralitas aparat seperti TNI, Polri dan Badan Intelijen Negara dalam pemilihan presiden maupun pemilihan kepala daerah serentak.

Pernyataan Presiden Jokowi disampaikan guna menepis tudingan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang mempersoalkan netralitas ketiga instansi tersebut.

Sudah saya tegaskan untuk disampaikan ke jajaran yang ada di Polri, TNI, dan BIN. Sudah saya sampaikan pada Kepala BIN, Kapolri, dan Panglima TNI. Jadi tidak usah ditanyakan lagi," tandasnya di sela-sela peninjauan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (25/7).

Jokowi mempersilakan kepada masyatakat untuk melaporkan tiga lembaga tersebut ke Badan Pengawas Pemilu, jika terbukti tidak netral. Jokowi juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penyelenggaraan pemilihan umum. "Mari bersama-sama mengawasi. Ada ketentuannya, kalau dilihat ada yang tidak netral silakan dilaporkan ke Bawaslu. Jelas sekali saya kira," tandasnya.

Sebelumnya, SBY secara terang-terangan menyebut lembaga negara BIN, TNI dan Polri tidak netral dalam menghadapi pesta demokrasi. Dia menduga ada oknum aparat TNI, Polri, dan BIN, yang ikut berpolitik dan ingin mengagalkan calon-calon yang diusung oleh Demokrat. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya