Prabowo dan Zulkifli Hasan Soroti Netralitas Aparat

Golda Eksa
25/6/2018 15:21
Prabowo dan Zulkifli Hasan Soroti Netralitas Aparat
( ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

KETUA Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berharap TNI-Polri mampu bersikap netral dalam mengawal perhelatan pesta demokrasi, seperti pilkada, pileg, dan pilpres 2019.

"Sebagai Ketua MPR, saya meminta aparat sungguh-sungguh netral. Karena kita adalah polisi merah-putih, TNI kita juga merah-putih. Bukan TNI atau Polri-nya kandidat tertentu," ujar Zulkifli kepada wartawan.

Zulkifli menyampaikan hal itu seusai berdialog dengan Prabowo di rumah dinas Ketua MPR, di Jalan Widya Chandra IV/16, Jakarta, Senin (25/6). Menurut dia, pilihan dalam ajang pesta demokrasi boleh saja berbeda. Namun, penting diperhatikan bahwa tugas utama ialah menjaga persatuan dan kesatuan.

Imbauan serupa juga ditekankan kepada Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu. Pun panitia penyelenggara pemilu tersebut diharapkan bisa menggelar acara secara jujur, adil, dan transparan, sesuai UU yang berlaku.

Prabowo menambahkan, TNI dan Polri merupakan institusi kebanggaan rakyat, serta menjadi penentu kehidupan bangsa dan negara. Kedua institusi itu sejatinya bisa bekerja profesional ketimbang membela salah satu pihak yang sedang berlaga di ajang pemilu.

"Saya imbau sahabat dan adik-adik yang masih aktif di jajaran TNI-Polri, mohonlah karena saudara-saudata adalah bhayangkari negara milik seluruh rakyat Indonesia. Kita membutuhkan polisi yang hebat dan kuat, tentara yang kuat dan hebat, serta intelijen yang hebat."

Menurut dia, apabila suatu saat Gerindra, PAN, dan mitra koalisi lainnya dipercaya untuk memimpin negeri, maka upaya untuk menciptakan polisi, tentara, dan intelijen hebat menjadi keniscayaan. Realitas itu diakui Prabowo sebagai kehendak rakyat yang tidak boleh dilawan. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya