Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Gerindra menyebut partai politik harus mulai mengurangi sokongan dari dana-dana yang tidak jelas serta uang haram hasil dari korupsi.
Untuk melakukan hal itu selain melakukan penggalangan dana, parpol dinilainya juga harus menyeleksi kader dan orang yang akan dicalonkan dalam kontes politik dengan ketat.
"Maka dari itu Gerindra sekarang memodernisasi pencarian dana dan kader dengan menggalang dana untuk mengurangi pemakaian dana dari sumber yang tidak jelas apalagi hasil dari korupsi," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono kepada Media Indonesia, Minggu (24/6).
Ferry tak membantah bahwa sudah jadi rahasia umum di kalangan parpol ekskoruptor memiliki modal yang besar yang bisa diberikan kepada partai sebagai mahar untuk bisa mencalonkan diri dalam kontestasi politik.
Hal inilah yang diduganya menjadi alasan kuat parpol melalui fraksi di DPR RI ramai-ramai menolak rancangan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan melarang bekas narapidana kasus korupsi mencalonkan diri pada Pileg 2019.
"Memang biaya politik yang mahal mendorong parpol menerima darimana saja dana itu baik jelas atau tidak jelas. Tetapi, sebaiknya sekarang mulai mengurangi karena tidak baik juga," ungkapnya.
Ferry juga tidak membantah bahwa cukup sulit untuk mendukung calon legislatif dengan dana minim yang dimiliki partai. Untuk itu, selain dengan metode penggalangan dana yang kini digunakan partainya, Ferry juga menyebut pihaknya lebih selektif melihat orang-orang yang berminat menjadi calon legislatif.
"Sekarang lebih lihat-lihat orangnya," tuturnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved