MESKIPUN ada kemungkinan penambahan staf hingga setidaknya 50 orang di Kantor Staf Kepresidenan, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto menyebut bahwa saat ini kantor yang digawangi Luhut Panjaitan itu masih ramping dari sisi struktur.
"Di Perpres (tentang Kantor Staf Kepresidenan) sudah ada jabatan-jabatan yang bisa diisi di Kantor Staf Kepresidenan. Tentunya itu dilakukan dengan efisiensi," kata Andi, di Kantor Kepresidenan, Jakarta.
Ia memaparkan deputi di bawah Kepala Staf yang kedudukannya sudah diresmikan lewat Keputusan Presiden ada empat orang. Keempatnya dilantik oleh Luhut, di Sekretariat Negara, hari ini.
"Sampai saat ini, baru ada satu Kepala Staf dan empat deputi. Sampai hari ini belum ada usulan penambahan dari Kepala Staf," ujar Seskab.
Satu deputi terakhir, lanjut dia, belum diresmikan kedudukannya lewat Keppres. Selain itu, staf yang rencananya jadi pengisi pegawai di tiap deputi itu pun belum ada kepastiannya.
"Dari lima deputi, baru empat deputi yang telah ada Keppres-nya," ungkap Andi.
Menurutnya, keberadaan deputi V itu masih diproses administrasinya oleh Seskab, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Komite Aparatur Sipil Negara. Sebab, hal itu baru diusulkan oleh Luhut lebih akhir dibanding deputi lainnya. "Akan dibahas lagi minggu depan," imbuhnya.
Luhut, kemarin, menyebut soal sudah adanya lima deputi yang kedudukannya sudah disahkan. Yakni, Deputi I Bidang Monitoring dan Evaluasi Darmawan Prasodjo, Deputi II Bidang Pengelolaan dan Pengkajian Program Prioritas Yanuar Nugroho, Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis Purbaya Yudhi Sadewa, Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Eko Sulistyo, dan Deputi V Bidang Analisis Data dan Informasi Strategis Mayjen Andogo Wiradi.
Purbaya juga menyebut, tiap deputi nantinya bakal memiliki sekitar sepuluh staf. Asalnya bisa dari kalangan profesional, Kemenkeu, serta Bappenas. Alhasil, Kantor Staf Kepresidenan setidaknya bakal diisi 50 orang. (OL-3)