Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL Survai Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA jelang masa akhir kampanye, pasangan calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin semakin tidak terkejar dan diperkirakan hingga saat pencoblosan 27 Juni 2018 mendatang.
"Elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin pada April lalu 50,3%, pada Juni ini meningkat hingga 54,0% sedangkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah pada April 10,5% meningkat 13,0%,� kata Direktur LSKP LSI Denny JA Sunarto Ciptoharjono di Semarang Kamis (21/6) sebelum acara debat pamungkas pasangan Calob Gubernur Jateng.
Berdasarkan hasil survai LSI Denny JA, demikian Sunarto, terhadap 440 responden dengan wawancara tatap muka yang menunjukan bahwa Ganjar Pranowo masih unggul atas rivalnya Sudirman Said, bahkan hampir mustahil pasangan nomor urut 2 (Sudirman-Ida) akan dapat mengejar pasangan nomor urut 1 (Ganjar-Yasin).
Cukup menarik diperhatikan hasil survai tersebut, ujar Sunarto, yakni terjadinya migrasi suara dari partai pendukung Sudirman Said-Ida Fauziyah ke Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang cukup signifikan, terutama di tingkat grasroot partai yakni PKS dan PAN yang terbelah dan PKB yang tercuri, serta hanya Gerindra yang masih tetap solit.
Popularitas Ganjar Pranowo bahkan hampir mencapai 100%, lanjut Sunarto, bahkan pengaruh kinerja pada kepemimpinan periode pertama juga cukup meyakinkan masyarakat sebanyak 71%, yakni popularitas mencapai 96,6% masyarakat mengenal Ganjar Pranowo ubggul dari Sudirman Said hanta 63,9%.
Tidak hanya itu, Sunarto mengatakan menurut hasil survai jelang akhir masa kampanye ini, pasangan Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin juga menguasai 13 teritori dapil pemilihan di seluruh Jawa Tengah, bahkan sebagian besar warga Jateng meyakini Ganhar tidak terlibat kasus E-KTP.
"Dapat dikatakan bahwa bahwa isu kasus E-KTP tidak dapat menggoyang Ganjar Pranowo, karena hasil surcai menunjukan kasus KTP-e, 74.5 persen responden mendengar tetapi hanya 13.9 persen yang percaya Ganjar terlibat dan 38.1 persen tidak yakin Ganjar telibat," imbuh Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved