KPK Tegaskan OTT Bupati Tulungagung Tak Bermuatan Politik

M. Taufan SP Bustan
12/6/2018 12:57
KPK Tegaskan OTT Bupati Tulungagung Tak Bermuatan Politik
(ANTARA/Dhemas Reviyanto)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penangkapan Bupati Tulungagung Syahri Mulyono bukan terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tengah berlangsung di sana.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, segala bukti atas kasus yang menjerat Syahri jelas. Bahkan proses penyerahan uang suap terkait proyek infastruktur dari rekanan telah dilakukan sebanyak tiga kali.

“Dalam kasus suap itu Syahri sudah menerima tiga kali. Jadi tidak ada sama sekali kaitannya dengan Pilkada,” terangnya kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (12/6).

Menurut Saut, saat ini pemeriksaan terus berlanjut terhadap Syahri. KPK pun lanjutnya, telah menahan Syahri guna proses penyidikan lebih lanjut. “Sudah tersangka dan ditahan sekarang,” tandas Saut.

Hingga kini, keduanya pun telah ditempatkan di Rumah Tahanan KPK cabang Jakarta Timur, DKI Jakarta, guna proses penyidikan lebih lanjut. “Proses pemeriksaan masih akan terus berlanjut. Oleh karena itu keduanya selama 20 hari kedepan ditahan,” terang Saut.

Sebelumnya, Syahri diduga melarikan diri kemudian mendatangi Gedung KPK sekitar pukul 21.30 WIB Sabtu (9/6). Ia berdasarkan dua alat bukti terlibat dalam kasus dugaan suap terkait dengan pengadaan barang dan jasa di Tulungagung.

KPK menduga suap yang diterima Syahri sebesar Rp2,5 miliar dari pihak swasta. Dari bukti yang ada pemberian itu terkait dengan fee proyek infrastruktur peningkatan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya