Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono berharap agar Presiden Joko Widodo secepatnya mengangkat sosok pengganti Yudi Latif yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BPIP.
"Kita berharap setelah hari raya segera, lebih cepat lebih baik. Tapi semuanya tergantung Presiden. Presiden pasti punya pertimbangan-pertimbangan tertentu dan tidak ingin calon (Kepala BPIP) itu asal diangkat. Itu kan perlu waktu juga," katanya saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (9/6).
Hariyoni mengatakan bahwa tidak ada batas waktu bagi Presiden untuk mengangkat Kepala BPIP yang baru. Hal itu sebagaimana yang tertuang di dalam Perpres 7/2018.
"Tidak ada batas waktu. Di Perpres tidak ada. Tergantung Presiden kapan mau melaksanakan," ucapnya.
Adapun terkait sosok pengganti Yudi Latif, Hariyono sendiri mengaku ada dua kriteria yang harus dimiliki yaitu memiliki wawasan Pancasila dan pengalaman di birokrasi. Menyangkut kriteria yang memiliki wawasan Pancasila, diakuinya, tidak mudah untuk mencari sosok yang setara dengan Yudi Latif.
"Ngga mudah untuk mencari wawasan (Pancasila) yang seperti Pak Yudi Latif, tapi kita juga jujur, yang diperlukan kan tidak hanya wawasan tapi kemampuan manajerial bagaimana kesabaran, keuletan dalam menghadapi sistem birokrasi kita yang kadang-kadang nggak mudah," terangnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BPIP adalah lembaga negara yang di dalam pengambilan kebijakan-kebijakannya harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang sekaligus terkait dengan sistem birokrasi.
"Ini yang bagi teman-teman yang belum pernah di birokrasi agak canggung ketika menghadapi tantangan-tantangan semacam ini. Di birokrasi ada aturan-aturan yang memerlukan kesabaran dalam koordinasi dengan lembaga lain," tuturnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved