Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo berharap Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) akan menjadi pusat kajian, pusat penelitian peradaban Islam di Indonesia.
"Karena kita kenal sekarang ini di dunia sebagai negara besar, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sudah sewajarnya, sudah sepantasnya, sepatutnya Indonesia menjadi rujukan bagi kemajuan peradaban Islam di dunia," kata Presiden saat pidato acara peletakan batu pertama rencana pembangunan Kampus UIII di Kawasan Pemancar LPP RRI Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa.
Menurut Kepala Negara, Kampus UIII diharapkan sebagai tempat munculnya ide-ide guna mempercepat hadirnya kesejahteraan umat, mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. "Dan ide-ide yang mewujudkan Indonesia sebagai negara yang 'baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr'," harapnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kota Depok Jawa Barat merupakan yang hal tepat untuk pengembangan Islam melalui jalur pendidikan.
"Pembangunan UIII merupakan kebahagiaan dan kehormatan bagi warga Jawa Barat," kata Ahmad Heryawan dalam sambutannya pada acara Peletakkan batu pertama pembangunan Kampus UIII di Depok, Selasa.
Ia mengatakan dipilihnya Kota Depok sebagai tempat pembangunan UIII akan memperkuat Jabar dipercaturan di tingkat global. "UIII merupakan kualitas candradimuka pembangunan umat muslim," ujarnya.
Ia mengatakan pembangunan UIII tentunya akan membawa dampak besar bagi Jabar dan Indonesia sebagai perkembangan Islam moderat dan toleran. "Warga Jabar dikenal moderat dan individu yang toleran dalam memandang kebhinekaan," katanya.
Untuk itu Aher menegaskan mendukung penuh 100 persen pembangunan kampus UIII tersebut.
UIII di bangun, di tanah dengan luas sekitar 143 hektare yaitu lahan eks RRI di Jalan Pemancar, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Gedungnya dibangun di atas lahan 21 hektare. Sedangkan sisanya dijadikan kawasan hijau atau ruang terbuka hijau. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved