Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Riau (Unri) Profesor Aras Mulyadi sangat menyayangkan penangkapan terduga jaringan terorisme di kampus terbesar di negeri lancang kuning itu.
Aras juga menyatakan tidak ada hal yang mencurigakan selama ini di kampus yang dipimpinnya, apalagi kejadian mengarah teroris.
"Karena itu, kami seluruh civitas akademika mengutuk kegiatan yang dilakukan mengarah pada peledakan bom," jelas Rektor Aras Mulyadi di Pekanbaru, Riau, Minggu (1/6).
Aras menyampaikan terima kasih kepada Densus 88 dan Polda Riau yang telah berhasil mengungkap kejadian tersebut sebelum teror bom meledak.
"Kalau teror bom ini sudah meledak kan luar biasa nantinya. Karena itu, terima kasih Densus 88 dan Polda Riau. Selanjutnya kami percaya ini akan diselesaikan sesuai dengan perundang-undangan berlaku," jelas dia.
Menurut dia, tindakan teror berupa peledakan bom bunuh diri adalah suatu kegiatan yang tidak diperbolehkan. Tidak ada satupun masyarakat beradab yang setuju terhadap aksi sadis tersebut.
"Kami yakin seluruh kita ini tidak menyetujui, tidak merestui, dan tidak menoleransi kegiatan (teroris) ini," jelas dia.
Ke depan, pihak universitas akan melakukan evaluasi dan memperketat keberadaan alumni dalam kegiatan kemahasiswaan di kampus. Selain itu, dia juga akan mendeklarasikan anti radikalisme dan terorisme di kampus Unri.
Densus 88 menggerebek dan menggeledah Gelanggang Mahasiswa FISIP Unri yang merupakan sekretariat bersama mahasiswa di FISIP. Polisi menangkap tiga terduga teroris alumnus FISIP Unri.
Ketiganya diduga menyerukan amaliyah atau penyerangan dengan sasaran kantor DPR RI dan kantor-kantor DPRD di Riau. Adapun barang bukti yang disita granat tangan rakitan, bom pipa sudah jadi dua buah, bahan peledak TATP, bahan mentah peledak pupuk KNO3, sulfur, gula, arang, busur panah 2 buah, anak panah 8 buah, dan senapan angin.(A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved