Ribuan Warga DIY Ikrarkan Jogja Benteng Pancasila

Ardi Teristi Hardi
01/6/2018 20:55
Ribuan Warga DIY Ikrarkan Jogja Benteng Pancasila
(ANTARA/IRFAN ANSHORI)

RIBUAN massa yang bergabung dalam Aliansi Masyarakat Yogyakarta membacakan  ikrar Jogja Benteng Pancasila.

Bertempat di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, ribuan massa membacakan deklarasi itu tepat pada Hari Pancasila, Jumat (1/6).

Wakil Ketua DPD PDIP DIY Eko Suwanto menyatakan kehadiran ribuan orang yang bersama membacakan ikrar yang dipandu Aliansi Masyarakat Yogyakarta di bawah koordinasi Imam Priyono, memiliki harapan besar untuk mewujudkan Pancasila sebagai dasar negara, sebagai pedoman dalam menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagai pemersatu bangsa Indonesia.

"Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 yang diselenggarakan pada hari ini di pelataran parkir Mandala Krida, Aliansi Masyarakat Yogyakarta bersama rakyat menegaskan Ikrar Jogja Benteng Pancasila," kata Eko Suwanto seusai pembacaan ikrar.

Selain rangkaian pembacaan ikrar, tampil juga perwakilan dari Muhammadiyah, Nahdlathul Ulama (NU), seniman, aktivis pelajar pemuda, dan mahasiswa turut  melakukan ikrar Setia Pancasila yang intinya berjanji setia menjaga serta melaksanakan Pancasila dalam kehidupan bernegara.

"Atas berkat rahmat Allah, kita bangsa Indonesia bersyukur mendapatkan anugerah Pancasila sebagai dasar negara. Adanya janji setia menjaga, melestarikan, membumikan melaksanakan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tentu sangat positif memantapkan pemahaman kebangsaan, membawa persatuan Indonesia," kata Eko.

Di dalam ikrar Jogja Benteng Pancasila disuarakan juga komitmen menggelorakan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD NRI 1945 dan NKRI dalam setiap tarikan nafas kehidupan sehari-hari guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang saling menghormati, saling mencintai.

"Berani melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, penyebar hoaks, penebar fitnah, pemecah belah bangsa dan terorisme, serta menolak ideologi yang bertentangan dengan Pancasila maupun melawan pihak-pihak yang berupaya mengganti Pancasila," kata Eko. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya