Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISTANA Presiden terbuka bagi siapa saja. Demikian pernyataan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP menanggapi wacana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais.
"Pada dasarnya Presiden terbuka kepada siapapun yang ingin bertemu, apalagi tokoh-tokoh, silakan saja, Istana terbuka untuk pertemuan itu, Jokowi membuka ruang, siapapun," ujar Johan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (31/5).
Kendati demikian, pertemuan dua elite politik yang berseberangan kubu itu baru sekadar wacana. Pasalnya, Johan mengaku belum mendapatkan informasi kapan pertemuan itu terlaksana.
"Sampai hari ini saya konfirmasi ke Sekretaris Negara belum ada informasi yang menyebutkan akan ada pertemuan antara Pak Amien dan Pak Presiden," ujarnya.
Ketika ditanya peluang pertemuan itu digelar di kediaman Amien di Sleman, Yogyakarta, Johan memberikan pernyataan implisit bahwa sebaiknya lokasinya di Istana Kepresidenan.
"Haknya Pak Amien (kalau mau di Yogyakarta), Pak Amien mau ketemu di mana, terserah Pak Amien. Yang jelas, Presiden sangat terbuka untuk bertemu dengan siapa saja di Istana," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang mengatakan tidak perlu mempersoalkan siapa yang harus berinisiatif menggelar pertemuan.
Selama dilandasi niat baik, komunikasi yang dilakukan antara orang intelektual akan menghasilkan sesuatu yang baik. "Kecuali kalau orang itu urakan. Kalau orang baik-baik ketemu baik-baik, pasti akan baik hasilnya," tandasnya.
Amien sebelumnya menyambut baik rencana sejumlah pihak yang mengupayakan pertemuan dirinya dengan Jokowi. Namun ia menolak pertemuan dilangsungkan di Istana.
Amien berujar pertemuan itu mesti dilakukan di kediamannya di Yogyakarta. Di sana, kata dia, keduanya bisa saling bertukar pikiran. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved