Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu yang membuat kaum milenial ogah terlibat dalam politik adalah karena adanya 'huru-hara' di dalamnya.
Psikolog dari Universitas Indonesia, Maharani Ardi Putri, dalam diskusi bertajuk 'Pilpres 2019: Generasi Milenial, Generasi yang Diperebutkan' mengatakan, apa pun itu, pengalaman baik maupun tidak baik seyogianya mendewasakan cara berpolitik kaum milenial.
"Mungkin yang dialami tidak bagus. Tetapi karena mengalami secara nyata bukan karena katanya, itu lebih baik. Semua yang karena katanya itu kan sering kali salah. Seharusnya itu bisa menjadi kebanggaan kaum milenial," ujar Putri dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Bung Karno 52 (BK52) di Jakarta, Kamis (31/5).
Di sisi lain, pihaknya juga berharap bagi anak milenial yang telah mencoba terlibat dalam proses politik bisa ikut memberikan pendidikan politik kepada yang lain.
Ia menyadari bahwa untuk membuat kaum milenial tertarik dengan politik itu tidak mudah. Politik dianggap sebagai suatu yang abstrak dan jauh dari kehidupan mereka.
"Maka itu caranya harus bisa kita sambungkan link itu ke dunia generasi milenial. Kalau bisa sesederhana itu maka mereka akan lebih bisa paham," paparnya.
Putri juga menimbau kepada generasi milenial agar memilih wakilnya di DPR, DPD dan DPRD maupan calon presiden yang diinginkannya pada Pemilu 2019 mendatang tidak berdasarkan emosional.
Ia menaruh harapan kepada para generasi milenial agar bisa berpikir kritis tetapi harus berdasarkan fakta yang ada. Dari sisi politik, generasi milenial menjadi penentu kemenangan Pemilihan Kepala Daerah 2018 dan Pemilu 2019.
"Perumpamaannya, kalau kita naik pesawat kita peduli kah agama pilot itu apa? Tentu yang kita pedulikan apakah dia bisa menerbangkan pesawat apa tidak. Jadi berdasarkan kompetensinya. Hal itu bisa dilihat dari rekam jejaknya. Data-data itu kita serap dan putuskan sesuai dengan nilai yang kita punya. Bukan karena emosi. Karena agama maupun sukunya," pungkasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved